Sebanyak 4.235 Surat Suara Rusak Ditemukan KPU Solok Selatan

Chandra Iswinarno

Senin, 04 Maret 2019 | 14:58 WIB
Sebanyak 4.235 Surat Suara Rusak Ditemukan KPU Solok Selatan
Petugas melipat surat suara di Gudang logistik KPU Komplek Pergudangan Zoodia, Jakarta, Minggu (17/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Suara.com - Sebanyak 4.235 surat suara rusak ditemukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan, Sumatera Barat ketika proses penyortiran dan pelipatan yang dilakukan petugas.

Ketua KPU Solok Selatan, Nila Puspita mengemukakan proses penyortiran dan pelipatan dilakukan selama enam hari. Selama proses tersebut, ditemukan surat suara calon presiden yang ditemukan rusak sebanyak 2.431 lembar, sedangkan untuk surat suara DPD sebanyak 1.804 lembar.

"Proses penyortiran dan pelipatan sudah dilakukan selama enam hari untuk surat suara DPD dan presiden, dan sampai Minggu (3/3) kami menemukan 4.235 surat suara rusak," kata Ketua KPU Solok Selatan, Nila Puspita di Padang Aro, Senin (4/3/2019).

Lebih lanjut, Nila menyebut kerusakan tersebut berupa bercak atau noda pada nomor urut atau gambar calon, sobek serta kosong atau hanya judulnya saja tetapi tidak ada nama calonnya.

Meski begitu, Nila melanjutkan, saat ini, KPU masih menyortir dan melipat surat suara untuk calon presiden dan kabupaten untuk Dapil I. Untuk saat ini, pelipatan surat suara DPD kebutuhan Dapil I Sangir di Solok Selatan sudah selesai.

Selain itu, setiap boks rata-rata surat suaranya kurang atau tidak cukup 500 lembar. Sedangkan untuk pelipatan, KPU setempat hanya melibatkan PPK dan PPS setiap Dapil supaya lebih teliti penyortirannya dan jelas integritasnya.

Nila melanjutkan, setiap surat suara di Solok Selatan membutuhkan 116.445 lembar, tetapi pihaknya belum bisa menyimpulkan kekurangan karena masih melakukan penyortiran dan pelipatan. Nila mengemukakan, jika ada kekurangan surat suara akan dilaporkan ke KPU RI untuk ditambah.

"KPU RI masih menunggu laporan dari daerah terkait kekurangan surat suara setelah itu akan ada percetakan lagi," katanya

Dalam Daftar pemilihan tetap tambahan (DPTTb) dua di Solok Selatan pada Pemilu 2019 berjumlah 114.161 pemilih. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kata Mendagri Soal Isu Kepemilikan KTP Elektronik WNA Jelang Pemilu

Ini Kata Mendagri Soal Isu Kepemilikan KTP Elektronik WNA Jelang Pemilu

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 22:35 WIB

Eggi Sudjana Ancam KPU, Jika Berbuat Curang

Eggi Sudjana Ancam KPU, Jika Berbuat Curang

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:39 WIB

Amien Rais Doakan KPU Dilaknat Allah Kalau Curang, Ini Kata Fadli Zon

Amien Rais Doakan KPU Dilaknat Allah Kalau Curang, Ini Kata Fadli Zon

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:30 WIB

Dianggap Bentuk Intimidasi ke KPU, PDIP: Pernyataan Amien Rais Berbahaya

Dianggap Bentuk Intimidasi ke KPU, PDIP: Pernyataan Amien Rais Berbahaya

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 11:08 WIB

Sekjen PDIP Sebut Amien Rais Berupaya Delegitimasi KPU

Sekjen PDIP Sebut Amien Rais Berupaya Delegitimasi KPU

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 09:37 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB