Guntur Romli: Tweet Andi Arief Keras Diduga Kuat dalam Pengaruh Narkoba

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 04 Maret 2019 | 17:48 WIB
Guntur Romli: Tweet Andi Arief Keras Diduga Kuat dalam Pengaruh Narkoba
Tweet Guntur Romli

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia atua PSI Guntur Romli menilai kasus penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengingatkannya dengan pasukan Nazi Hitler yang kejam. Menurutnya, ada kesamaan antara pasukan Nazi Hitler dengan kasus Andi Arief saat ini.

Melalui akun Twitter pribadi miliknya @GunRomli, Guntur menyebut Partai Demokrat banyak sekali mendapatkan keuntungan dari Andi Arief yang kerap menyampaikan cuitan di media sosial yang keras. Ia menduga lontaran cuitan Andi yang keras selama ini karena berada dalam pengaruh narkoba.

Demokrat diuntungkan dengan twit2 @AndiArief__ selama ini yg keras & ngawur yg bisa diduga kuat dalam pengaruh narkoba. Jadi ingat pasukan Nazi Hitler yang kejam karena pengaruh sabu pervitin,” cuit Guntur seperti dikutip Suara.com, Senin (4/3/2019).

Jika segala dugaan Guntur adalah sebuah kebenaran, maka memang sosok Andi Arief sengaja disiapkan oleh Partai Demokrat yang memiliki peran khusus dan berani mati dengan pengaruh narkoba. Cara ini sama persis seperti yang digunakan oleh Hitler dalam menyusun pasukannya.

Kalau benar ada kesengajan si @AndiArief__ ini berperan khusus & ‘berani mati’ tapi dengan pengaruh narkoba, maka ini cara Nazi Hitler menyusun pasukannya dengan nyekokin sabu jenus pervitin,” ungkap Guntur.

Untuk diketahui, Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019). Dari hasil penangkapan itu, didapati barang bukti narkoba beserta alat hisapnya.

Dari hasil pemeriksaan urine, diketahui Andi Arief positif telah menggunakan narkoba jenis sabu. Di lokasi penangkapan, ditemukan sebuah tas milik perempuan, ta situ diketahui milik seorang artis berinisial CJ.

"Iya benar, informasi yang kalian (wartawan) dengar," kata Wadir Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar membenarkan.

Namun, dalam konferensi pers Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal menegaskan dalam kasus ini pihaknya hanya mengamankan satu orang. Tidak ada wanita yang ditangkap bersamaan dengan Andi Arief.

“Laporannya di TKP diamankan 1 orang, kata siapa ada perempuan? Jangan percaya informasi yang belum tentu kebenarannya,” ungkap Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait foto penangkapan Andi Arief, M Iqbal: Belum Tentu Akurat

Terkait foto penangkapan Andi Arief, M Iqbal: Belum Tentu Akurat

News | Senin, 04 Maret 2019 | 17:10 WIB

Mabes Polri: Andi Arief Positif Pakai Sabu

Mabes Polri: Andi Arief Positif Pakai Sabu

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:59 WIB

Sepak Terjang Andi Arief: dari Aktivis 98, Staf Presiden, Ditangkap Narkoba

Sepak Terjang Andi Arief: dari Aktivis 98, Staf Presiden, Ditangkap Narkoba

News | Senin, 04 Maret 2019 | 15:51 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB