Rusia Usir 2 Relawan Gereja Asal Amerika Serikat

Bangun Santoso

Jum'at, 08 Maret 2019 | 13:27 WIB
Rusia Usir 2 Relawan Gereja Asal Amerika Serikat
Ilustrasi bendera Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Pada Kamis (7/3/2019) Rusia menyatakan, dua warga Amerika Serikat yang merupkan relawan gereja Mormon telah dideportasi karena melanggar hukum imigrasi di negara itu. Sementara dua lainnya berada dalam tahanan.

Kantor berita Rusia Interfax menyebut, mereka yang dideportasi adalah Kole Brodowski dan David Udo Keduanya telah diperintahkan meninggalkan Rusia oleh pengadilan di kota pelabuhan selatan Novorossiysk pada Kamis.

Mereka digambarkan sebagai relawan Gereja Yesus Kristus Santa Hari Terakhir atau Mormon.

"Memang benar ada penahanan terhadap warga-warga AS atas pelanggaran peraturan imigrasi," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maria Zakharova seperti diwartakan Reuters yang dilansir Antara, Jumat (8/3/2019).

"Empat orang ditahan, dua diperintahkan pengadilan untuk dipulangkan." Juru bicara Gereja membenarkan bahwa dua relawannya masih dalam tahanan.

"Mereka masih di dalam tahanan sementara pemulangannya masih dalam proses," kata Eric Hawkins, juru bicara gereja tersebut, melalui surat elektronik.

"Para pemuda itu berada dalam kondisi baik dan diperlakukan dengan baik, serta terus menjalin kontak dengan ketua misi dan keluarga mereka."

Diketahui, ada sejumlah tokoh Amerika Serikat yang ditahan di Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

Paul Whelan, mantan Marinir AS yang tuduh sebagai mata-mata, bulan lalu dikenai perpanjangan penahanan untuk tiga bulan lagi sementara pihak berwenang sedang menyelidiki kasusnya.

baca juga

Lalu seorang investor ulung AS, Michael Calvey, bulan lalu ditahan dengan dugaan pencurian 2,5 miliar rubel (sekitar Rp 539,6 miliar). Dia menampik tuduhan tersebut.

Televisi KSL di negara bagian Utah, AS, tempat markas utama gereja Mormon berada, mengutip perkataan ayah salah seorang yang ditahan. Sang ayah mengatakan, bahwa kedua orang tersebut ditahan pada Jumat atas kecurigaan mengajar tanpa izin.

Interfax mengutip seorang pengacara salah satu pria itu bahwa pengadilan belum membuktikan apakah mereka dibayar untuk pekerjaannya dan apakah mereka memakai buku pelajaran.

Pengacara itu, Sergey Gliznutsa mengatakan, Gereja Yesus Kristus Santa Hari Terakhir terdaftar di Kementerian Kehakiman Rusia di bawah pasal yang menghargai kegiatan ragam budaya dan pendidikan, termasuk acara diskusi dengan orang-orang asing menggunakan bahasa asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, Kitab Injil Utuh dari Api Saat Bangunan Gereja Ludes Terbakar

Heboh, Kitab Injil Utuh dari Api Saat Bangunan Gereja Ludes Terbakar

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 08:04 WIB

Potret Mengerikan Jejak Badai Topan di Alabama

Potret Mengerikan Jejak Badai Topan di Alabama

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:28 WIB

Reaksi Donald Trump Dengar Korea Utara Bangun Kembali Situs Rudalnya

Reaksi Donald Trump Dengar Korea Utara Bangun Kembali Situs Rudalnya

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:03 WIB

AS Pasok Sistem Rudal Tercanggih ke Arab Saudi Senilai Rp 13,24 Triliun

AS Pasok Sistem Rudal Tercanggih ke Arab Saudi Senilai Rp 13,24 Triliun

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:51 WIB

General Motors Hentikan Produksi Chevrolet Cruze

General Motors Hentikan Produksi Chevrolet Cruze

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2019 | 08:30 WIB

Terkini

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

×