Timses Jokowi Singgung Saat Prabowo Menaiki Mobil Pimpinan Ormas GARIS

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 14 Maret 2019 | 13:20 WIB
Timses Jokowi Singgung Saat Prabowo Menaiki Mobil Pimpinan Ormas GARIS
Ketua Umum PPP Romahurmuziy usai menghadiri Pelatihan Kader Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) di Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/8/2018) malam. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menegaskan, massa terlarang HTI dan Gerakan Reformis Islam (GARIS) berada di belakang pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Jadi ini bukan tuduhan, tapi ini berdasarkan pernyataan dari ex-jubir HTI sendiri, Ismail Yusanto," ujarnya kepada wartawan usai memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada pegawai di lingkungan Kementerian agama, di Blitar, Kamis (14/3/2019).

Anggota dewan penasehat TKN Jokowi - Ma'ruf ini meuturkan, ormas GARIS yang disebut berada di belakang pasangan Prabowo - Sandiaga itu bukan hanya sebuah tuduhan tapi pernyataan yang didasarkan pada fakta.

"Kita lihat kenyataannya bahwa Pak Prabowo menaiki mobil milik salah satu pimpinan ormas Garis," tegasnya.

Diketahui, Prabowo menggunakan Toyota Vellfire berwarna hitam dengan nomor polisi B 264 RIS saat mengunjungi beberapa daerah di Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Belakangan diketahui kendaraan itu dipinjamkan Chep Hernawan, Ketua GARIS dan mengaku eks donatur ISIS.

Prabowo Subianto di Jambi. (MetroJambi)
Prabowo Subianto di Jambi. (MetroJambi)

Politikus yang akrab disapa Romy ini menuturkan, terait pernyataan Cawapres Sandiaga Uno yang mengaku tidak kenal dengan ulama-ulama eks-HTI dan Garis, Romy menilai hal tersebut bisa saja berbeda dengan kenyataan.

"Pengakuan bisa saja berbeda dengan kenyataan. Kita lihat kenyataannya menyatakan sebaliknya," kata Romy.

Lebih jauh dia mengatakan, kelompok eks-HTI ada sudah berada sejak awal di belakang gerakan 2019 ganti presiden. Selain itu, mereka juga yang hadir pada ijtima' ulama 212.

"Benderanya semua di sana (acara ijtima ulama). Dan hari ini sudah berubah menjadi komunitas Royyatul Islam yang menggunakan bendera Arrayah dan Alliwa yang merupakan bendera Baginda Nabi," kata dia.

baca juga

Menuurt Romy, salah satu pimpinan ormas Garis turut membiayai pemberangkatan orang-orang dari Indonesia untuk bergabung dengan ISIS di Syria beberapa waktu lalu.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen PSI: Semakin Terlihat Bahwa Prabowo adalah Orang yang Kasar

Sekjen PSI: Semakin Terlihat Bahwa Prabowo adalah Orang yang Kasar

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 13:14 WIB

Cerita Prabowo Tertahan di Bandara sampai Telat Kampanye di Jambi

Cerita Prabowo Tertahan di Bandara sampai Telat Kampanye di Jambi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 12:36 WIB

Berfoto dengan Maruf, Tim Prabowo Konfirmasi Atta Halilintar Tak Pro Jokowi

Berfoto dengan Maruf, Tim Prabowo Konfirmasi Atta Halilintar Tak Pro Jokowi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 12:18 WIB

Takut Dicurangi, Prabowo Minta Pendukungnya Bawa Tikar ke TPS

Takut Dicurangi, Prabowo Minta Pendukungnya Bawa Tikar ke TPS

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 07:14 WIB

4 Sikap Keluarga Korban Penculikan 1998 Tolak Prabowo - Tantang Wiranto

4 Sikap Keluarga Korban Penculikan 1998 Tolak Prabowo - Tantang Wiranto

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

×