Kumpulkan Seluruh Jurkam, Prabowo Rapat Tertutup di Hotel Sultan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 15 Maret 2019 | 21:27 WIB
Kumpulkan Seluruh Jurkam, Prabowo Rapat Tertutup di Hotel Sultan
Capres Prabowo kumpulkan Jurkamnas se-Indonesia di Hotel Sultan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto hadiri acara rapat Konsolidasi Juru Kampanye Nasional  (Jurkamnas) Prabowo - Sandiaga di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3/2019). Rapat itu berlangsung secara tertutup.

Prabowo tiba di lokasi pada 20.40 WIB lengkap dengan mengenakan kemeja berwarna biru dan jas berwarna biru. Sebelumnya sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga juga hadir dalam acara tersebut, termasuk Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Eddy Soeparno mengungkapkan bahwa dalam waktu menjelang Pemilihan Presiden 2019, seluruh juru kampanye nasional harus menyeragamkan pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat.

"Sekarang kita merapatkan barisan seluruh jurkam (juru kampanye) seluruh pimpinan itu berkumpul untuk mensinkronkan strategi terutama di saat-saat terakhir," kata Eddy di lokasi.

Capres Prabowo Subianto duduk bersama petinggi BPN di Hotel Sultan. (Suara.com/Ria Rizki)
Capres Prabowo Subianto duduk bersama petinggi BPN di Hotel Sultan. (Suara.com/Ria Rizki)

Selain itu, Eddy juga mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut juga nantinya akan membicarakan soal agenda kampanye rapat akbar atau rapat umum yang akan dilaksanakan mulai 24 Maret hingga 13 April. Kemudian ada juga pembahasan soal penempatan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Eddy mengatakan kalau banyak sekali relawan-relawan pendukung Prabowo - Sandiaga yang berminat untuk menjadi saksi di TPS-TPS demi mengawal penghitungan suara.

"Karena bagaimanapun juga sebagai pihak yang bukan petahana kmi tentu memiliki komitmen untuk menghadirkan lebih banyak saksi yang diperlukan," pungkasnya.

Disampaikan dalam acara itu hadir sejumlah petinggi-petinggi BPN seperti Amien Rais, Rachmawati Soekarnoputri, Hashim Djojohadikusumo, Zulkifli Hasan, Syarief Hasan, Musa Bangun, Ahmad Muzani, dan Ferdinand Hutahaean.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo di Depan Pendukung: Tukang-tukang Survei Enggak Usah Dipikirin

Prabowo di Depan Pendukung: Tukang-tukang Survei Enggak Usah Dipikirin

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 18:21 WIB

Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa

Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 18:09 WIB

TKN: Negative Campaign Boleh, Black Campaign Jangan

TKN: Negative Campaign Boleh, Black Campaign Jangan

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 12:39 WIB

Prabowo: Kaya Itu Wajib, Asal Jangan dari Jabatan Pemerintah

Prabowo: Kaya Itu Wajib, Asal Jangan dari Jabatan Pemerintah

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:30 WIB

Andi Arief Klaim Prabowo Cari Fakta Pelanggaran HAM, 1 Jam Setelah Menang

Andi Arief Klaim Prabowo Cari Fakta Pelanggaran HAM, 1 Jam Setelah Menang

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 13:06 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×