Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2019 | 18:09 WIB
Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subiant menyapa masyarakat Riau. [Foto dok. Tim Dokumentasi Prabowo]

Suara.com - Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dradjad Wibowo menyebutkan isu Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang dilabelkan sebagai pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan fitnah. Justru, menurutnya, Prabowo merupakan sosok penyelamat saat marak aksi penculikan terhadap kalangan mahasiswa dan aktivis 1997-1998.

Bahkan, dia mengklaim mahasiswa yang diselamatkan Prabowo saat tragedi kerusuhan 98 itu terjadi kini memberikan dukungan kepada mantan Danjen Kopassus itu pada Pilpres 2019.

"Tuduhan pelanggaran HAM itu fitnah. Faktanya, aktivis mahasiswa yang diamankan pasukan Prabowo justru selamat semua. Malah sebagian besar mereka sekarang mendukung Prabowo," kata Dradjad kepada Suara.com, Kamis (14/3/2019).

Dradjad pun menilai kalau tuduhan seperti itu bukan lagi termasuk ke dalam golongan fitnah, namun sudah masuk ke dalam kategori kampanye hitam. Pasalnya, dirinya sangat memahami kalau isu pelanggaran HAM yang dilakukan Prabowo kepada para aktivis kembali dipanaskan di masa kampanye.

"Apa ini ada hubungannya dengan selalu membludaknya acara Prabowo atau Sandiaga, sementara acara petahana sepi-sepi saja? Wallahu ‘alam (Allah yang menentukan)," ujarnya.

Justru menurut Dradjad apabila mereka mengharapkan titik terang dari kasus penculikan aktivis pada peristiwa 1998, seharusnya keluarga korban penculikan itu mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Pasalnya, apabila Prabowo terpilih menjadi presiden RI periode 2019-2024, Prabowo siap membuka pelaku utama di balik penculikan aktivis tersebut.

"Prabowo dalam berbagai kesempatan menyebutkan adanya penculikan oleh pihak lain. Jika Prabowo terpilih, tentu dia tidak segan membuka dan menindaknya," pungkasnya.

Sebelumnya, keluarga korban penculikan tahun 1998 menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden mendatang. Mereka menolak Prabowo Subianto jadi presiden.

Lantaran dicap sebagai pelaku pelanggaran HAM saat tragedi 1998 mendasari sikap antipati keluarga korban kepada Prabowo. Mereka bahkan menyerukan larangan dan ajakan untuk mengalahkan Prabowo dengan kaos bertuliskan #KalahkanCapresPelanggarHAM.

"Saya berharap kepada adek-adek, saya minta supaya adek-adek pilih Jokowi jangan siapa-siapa. Jangan monster itu yang dipilih," kata Damaris Hutabarat orang tua, Ucok Munandar Siahaan korban penculikan 1998, di Hotel Grand Cemara, Rabu (13/2/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Lebih Percaya Hasil Survei Internal, Pengamat: Sampaikan ke Publik!

Prabowo Lebih Percaya Hasil Survei Internal, Pengamat: Sampaikan ke Publik!

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:25 WIB

Keluarga Korban Penculikan 98 Dukung Jokowi, Begini Respon TKN

Keluarga Korban Penculikan 98 Dukung Jokowi, Begini Respon TKN

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 15:53 WIB

Jokowi Tak Perlu Cuti Kampanye, BPN Sebut Putusan MK Kemunduran Demokrasi

Jokowi Tak Perlu Cuti Kampanye, BPN Sebut Putusan MK Kemunduran Demokrasi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:30 WIB

TKN Persilakan Pendukung Prabowo Bawa Tikar ke TPS, Biar Tak Menuduh

TKN Persilakan Pendukung Prabowo Bawa Tikar ke TPS, Biar Tak Menuduh

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 13:59 WIB

TKN: Negative Campaign Boleh, Black Campaign Jangan

TKN: Negative Campaign Boleh, Black Campaign Jangan

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 12:39 WIB

Terkini

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:25 WIB

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:17 WIB

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:13 WIB

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:08 WIB

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:02 WIB

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

News | Senin, 23 Maret 2026 | 20:54 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB