Jokowi 4,5 Tahun Difitnah, Pigai: Belajar dari Papua Diam Seribu Bahasa

Iwan Supriyatna, Stephanus Aranditio

Minggu, 24 Maret 2019 | 07:14 WIB
Jokowi 4,5 Tahun Difitnah, Pigai: Belajar dari Papua Diam Seribu Bahasa
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai menanggapi curahan hati Calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) di Yogyakarta yang mengaku sering difitnah.

Pigai meminta Jokowi untuk belajar dari rakyat Papua untuk terus bersabar menghadapi fitnah.

Menurut Pigai selama 4,5 tahun kepemimpinan Jokowi, sejak 2014 kritik terhadap pemerintah oleh masyarakat Papua justru kerap difitnah hingga dipolisikan.

"Semua fitnah sudah dipolisikan selama 4,5 tahun, apakah kritik kepada Presiden dianggap fitnah?" tulis Pigai melalui akun twitternya @NataliusPigai2 seperti dikutip Suara.com, Minggu (24/3/2019).

Mantan anggota Komnas HAM itu menambahkan, Jokowi seharusnya belajar dari masyarakat Papua yang disebutnya sering mendapatkan fitnah bahkan kata-kata yang tidak pantas tetapi tidak pernah melawan.

"Barangkali orang Papua ini yang 4,5 tahun bertubi-tubi difitnah dengan kata-kata monyet dan gorila tapi diam seribu bahasa, tanpa melapor polisi. Belajarlah dari Papua, Negarawan Kecil ini," tambahnya.

Sebelumnya, pada acara Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Jokowi dengan berapi-api menegaskan tidak akan tinggal diam lagi jika diserang isu-isu miring terkait pribadinya.

Jokowi mengaku dirinya kerap difitnah selama sekitar 4,5 tahun mulai dari sebagai anggota Partai Komunis Indonesia atau PKI, hingga menjadi antek asing.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun, difitnah-fitnah saya diam, dihujat saya diam, dijelekin saya juga diam, dicela direndahkan saya juga diam, dihujat dihina-hina saya diam. Tapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan," ucap Jokowi.

baca juga

Mendengar hal tersebut, ribuan pendukungnya meminta Jokowi melawan hoaks dan fitnah-fitnah.

"Lawan, lawan, lawan," teriak pendukungnya.

Jokowi pun menegaskan dirinya akan melawan hoaks dan fitnah lantaran bukan untuk dirinya, melainkan untuk bangsa Indonesia.

"Ingat sekali lagi akan saya lawan, bukan untuk diri saya, tapi ini untuk negara," kata Jokowi.

Deklarasi tersebut dihadiri alumni Universitas Gajah Mada yang juga menjabat sebagai menteri yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kemudian hadir pula seniman Slamet Rahardjo, Andy F Noya, Djaduk Ferianto, puteri Presiden ke 4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid serta anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf, Pramono Anung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Limbah Mayat Korban Banjir Bandang Cemari Sumber Air Danau Sentani

Limbah Mayat Korban Banjir Bandang Cemari Sumber Air Danau Sentani

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 06:20 WIB

Difitnah dan Dihina Selama 4,5 Tahun, Jokowi: Ya Allah, Akan Saya Lawan!

Difitnah dan Dihina Selama 4,5 Tahun, Jokowi: Ya Allah, Akan Saya Lawan!

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 05:38 WIB

Santri Bawa Poster Jangan Lupa Bahagia dan Ojo Nesu buat Jokowi

Santri Bawa Poster Jangan Lupa Bahagia dan Ojo Nesu buat Jokowi

Jawa Tengah | Sabtu, 23 Maret 2019 | 23:14 WIB

Terkini

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:34 WIB

×