Viral Video Warga Rekam Polisi yang Diduga Lakukan Pungli di Kelapa Gading

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2019 | 14:16 WIB
Viral Video Warga Rekam Polisi yang Diduga Lakukan Pungli di Kelapa Gading
Anggota polisi diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengendara motor yang kena tilang. (instagram @benniedwardo)

Suara.com - Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan video yang mempertontonkan seorang anggota kepolisian sedang berusaha merebut handphone seorang warga karena diduga tidak ingin aksinya direkam. Video tersebut diunggah akun instagram @benniedwardo.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (27/3/2019). Dalam video itu, anggota polisi tersebut diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengendara motor yang kena tilang.

Polisi lalu lintas tersebut kekinian diketahui bernama Aiptu Amiruddin. Ia kemudian menghampiri dan meminta ponsel genggam milik Benni.

Saat aksi rebutan ponsel genggam, Benni merasa telah dikeroyok. Dalam unggahan  Instagramnya, dia mengaku telah dipukul oleh Aiptu Amiruddin dan Aipda Barnaz.

"Handphone direbut paksa dan terjatuh. Sempat ditahan Aiptu Amiruddin, sedangkan Apida Barnaz menarik saya sambil mencekik sampai ke pos yang ada di bawah fly over. Di situ Aipda Barnaz meminta SIM dan KTP lalu menanyakan kerja di mana dan alamat kantor" ujar Benny seperti dikutip Suara.com, Jumat (29/3/2019).

Dalam unggahan tersebut Benny menerangkan kronologi dua anggota polisi yang tengah berusaha menghapus rekamannya. Bahkan, Benni juga sempat di tuduh seorang teroris.

"Sempat tidak mau mengembalikan handphone dan berusaha menghapus isi memori handphone tapi alhamdulillah aman," kata dia.

Merasa tidak terima diperlakukan kasar dengan anggota Polisi, Benni kemudian membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Utara. 

"Kemudian saya disarankan untuk visum ke RSUD Koja, Jakarta Utara," tulis Benni.

Terkait itu, Kasatlantas Jakarta Utara AKBP Agung Pitoyo menyayangkan sikap anggotanya yang emosi kepada warga. Menurutnya, polisi harusnya bisa mengendalikan emosi.

"Iya sedikit emosi. Kami sudah melakukan peringatan dan teguran agar lebih bisa mengendalikan emosi dan tidak terpancing," kata Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Kapolri Soal Pilihan Capres 2024 Ke Seluruh Anggota Kepolisian, Ini Isinya

Pesan Kapolri Soal Pilihan Capres 2024 Ke Seluruh Anggota Kepolisian, Ini Isinya

News | Kamis, 11 Januari 2024 | 20:43 WIB

Ada Luka Tembak di Dada, 5 Fakta Anggota Polisi Gorontalo Ditemukan Tewas di Mobil Dinas

Ada Luka Tembak di Dada, 5 Fakta Anggota Polisi Gorontalo Ditemukan Tewas di Mobil Dinas

News | Minggu, 26 Maret 2023 | 14:17 WIB

Dapat Hukuman Ringan, Richard Eliezer Bisa Berkarir Lagi di Kepolisian?

Dapat Hukuman Ringan, Richard Eliezer Bisa Berkarir Lagi di Kepolisian?

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 15:41 WIB

Duduk Perkara Wanita Lapor Suami Hilang Malah Ditertawakan Polisi, Berujung Ketahuan Bohong

Duduk Perkara Wanita Lapor Suami Hilang Malah Ditertawakan Polisi, Berujung Ketahuan Bohong

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 13:24 WIB

KontraS Temukan 36 Kasus Penyalahgunaan Senjata Api oleh Polisi Hingga Mengakibatkan 37 Orang Tewas

KontraS Temukan 36 Kasus Penyalahgunaan Senjata Api oleh Polisi Hingga Mengakibatkan 37 Orang Tewas

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 15:36 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB