Viral Usai Debat Pilpres: Tertawalah Sebelum Tertawa itu Dilarang Prabowo

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 30 Maret 2019 | 23:32 WIB
Viral Usai Debat Pilpres: Tertawalah Sebelum Tertawa itu Dilarang Prabowo
Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Warganet ramai-ramai menyindir Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, yang sempat memarahi audiens debat keempat Pilpres 2019 karena tertawa saat dirinya berbicara mengenai pertahanan negara.

Untuk diketahui, Prabowo marah ketika penonton debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3) malam. Namun tidak tahu pasti Prabowo marah ke pendukung kubu mana.

Hal itu bermula saat Prabowo bercerita soal kondisi alat utama sistem persenjataan Indonesia yang dinilai lemah.

Prabowo memaparkan secara singkat keadaan kapal selam sampai peluru kendali Indonesia. Prabowo menilai semua itu masih lemah.

"Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa! Lucu yah," kata Prabowo.

"Silakan ketawa saja," lanjut Prabowo.

Seusai debat, warganet di Twitter ramai menyindir pernyataan Prabowo tersebut, sembari mengingatkan kalimat beken dari grup komedian Warkop DKI “Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.”

Oleh warganet, kalimat beken Warkop DKI itu diubah menjadi: Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang Prabowo.

"Sekarang baru paham tentang apa yang pernah di katakan Warkop waktu dulu 'Tertawalah sebelum tertawa itu di larang' #terimakasihpakprabowo," kata akun @lkmnfauji.

baca juga

“RIP Warkop, Tertawalah sebelum tertawa dilarang prabowo,” tulis akun @irenewundara

“Tertawalah sebelum tertawa itu di larang oleh @prabowo .. Lucu ya lucu,” tulis Arianii.

“Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang @prabowo #AwasPrabowoGalak,” kata akun ‏@TwitpicBunda.

Sedangkan akun @buedak469dayeuh menuliskan, “Tertawalah sebelum wowo menjadi presiden ke 2019.”

Untuk diketahui, debat kali ini, hanya menampilkan dua calon presiden, yakni Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto.

Keduanya akan dipandu oleh dua moderator, yakni Zulfikar Naghi dan Retno Pinasti. Sementara tema yang diperdebatkan ialah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meme Pemerintahan Dilan Jokowi Langsung Viral di Media Sosial

Meme Pemerintahan Dilan Jokowi Langsung Viral di Media Sosial

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 23:13 WIB

Debat Dengan Prabowo, Jokowi: Sistem yang Baik dan Cepat Kurangi Korupsi

Debat Dengan Prabowo, Jokowi: Sistem yang Baik dan Cepat Kurangi Korupsi

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 23:05 WIB

Fesyen saat Debat: Jokowi Pekerja Zaman Now, Prabowo Gaya Lama

Fesyen saat Debat: Jokowi Pekerja Zaman Now, Prabowo Gaya Lama

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:53 WIB

Tutup Debat, Jokowi: Persahabatan Saya dan Prabowo Tak Akan Pernah Putus

Tutup Debat, Jokowi: Persahabatan Saya dan Prabowo Tak Akan Pernah Putus

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:45 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×