Debat Dengan Prabowo, Jokowi: Sistem yang Baik dan Cepat Kurangi Korupsi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 30 Maret 2019 | 23:05 WIB
Debat Dengan Prabowo, Jokowi: Sistem yang Baik dan Cepat Kurangi Korupsi
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) berharap Mal Pelayanan Publik di Indonesia mampu memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat. Terutama untuk hal kecepatan.

Saat debat keempat dengan Capres Prabowo Subianto, Jokowi menerangkan mal pelayanan publik sudah ada di 13 kota/kabupaten. Setelah ada MPP, Jokowi menyebut masyarakat yang dulunya mengurus izin memerlukan waktu sekitar enam bulan kini dapat diselesaikan dalam kurun waktu tiga jam.

"Korupsi bisa berkurang, (caranya) agar orang yang dulunya transaksi panjang bisa kepotong," ujar Jokowi saat debat dengan Prabowo di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam.

Jokowi menerangkan, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun ini naik menjadi 38. Jokowi kemudian sempat membandingkan dengan tahun 2014 saat ia awal menjadi Presiden Indonesia. Dimana IPK berada di angka 20.

Untuk diketahui, IPK sendiri dirilis sejak tahun 1995 dan sampai saat ini setiap tahunnya dengan skala 0 - 100, yaitu 0 artinya paling korup, sedangkan 100 berarti paling bersih.

"Indeks kita artinya ada perbaikan terus. Enggak mungkin instan, saya percaya sistem yang baik dan cepat, korupsi dapat berkurang. Dan inilah yang kita harpkan, pembangunan sistem online dan cepat," jelas Jokowi.

Terkait itu, Prabowo mengaku paham untuk mencegah korupsi salah satunya dengan sistem yang baik.

Dalam kesempatan ini Prabowo kemudian menyampaikan kalau kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan elite sudah berturun.

"Karena niat yang diucapkan enggak sesuai yang di bawah itu," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fesyen saat Debat: Jokowi Pekerja Zaman Now, Prabowo Gaya Lama

Fesyen saat Debat: Jokowi Pekerja Zaman Now, Prabowo Gaya Lama

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:53 WIB

Tutup Debat, Jokowi: Persahabatan Saya dan Prabowo Tak Akan Pernah Putus

Tutup Debat, Jokowi: Persahabatan Saya dan Prabowo Tak Akan Pernah Putus

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:45 WIB

Prabowo: Kok Closing Statement Saya Jadi Begini ya Hehehehe

Prabowo: Kok Closing Statement Saya Jadi Begini ya Hehehehe

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:42 WIB

Prabowo ke Jokowi: Bapak Banyak Mendapat Keterangan yang Menyesatkan

Prabowo ke Jokowi: Bapak Banyak Mendapat Keterangan yang Menyesatkan

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:28 WIB

Jokowi Tanya Mal Pelayanan Publik, Prabowo: Enggak Boleh Ada Korupsi

Jokowi Tanya Mal Pelayanan Publik, Prabowo: Enggak Boleh Ada Korupsi

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:16 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×