Dipastikan Hoaks, Bupati Kapuas Kaget Diisukan Terjaring OTT KPK

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 02 April 2019 | 08:51 WIB
Dipastikan Hoaks, Bupati Kapuas Kaget Diisukan Terjaring OTT KPK
Bupati Kapuas Ben Brahim (kanan) beserta istri saat menghadiri acara syukuran yang digelar masyarakat di Desa Terusan Karya Kecamatan Bataguh. (Foto Istimewa)

Suara.com - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Ben Brahim S Bahat menegaskan dirinya tidak terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut disampaikan Brahim terkiat beredarnya isu kalau ia beserta istrinya terjaring OTT KPK.

"Saya menyampaikan klarifikasi bahwa semuanya itu tidak benar, dan saya tegaskan isu tersebut hanya kabar bohong," kata Ben Brahim seperti diberitakan Antara, Selasa (2/4/2019).

Ben mengaku kaget dan tidak menyangka sempat diisukan terjerat OTT KPK. Ia lagi- lagi menegaskan isu tersebut tidak benar alias hoaks.

"Saya juga sempat kaget mendengar isu yang beredar menerpa saya. Dan saya tegaskan kembali bahwa permasalahan tersebut tidak benar adanya," kata dia.

Ben kemudian menerangkan, awalnya memang ada rencana kegiatan pelantikan di jajaran Pemkab Kapuas. Namun karena ada panggilan rapat dari Pemprov Kalteng secara mendadak dan tidak dapat diwakilkan, maka pihaknya bersama sejumlah kepala daerah lainnya langsung berangkat ke Kota Palangka Raya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini menjelaskan, rapat tersebut terkait pengamanan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.

"Terkait rencana kegiatan pelantikan di jajaran Pemkab Kapuas, maka terpaksa ditunda dulu, dan akan dijadwalkan ulang kembali," kata Ben Brahim.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan, informasi yang beredar terkait adanya dugaan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat beserta istri dan salah seorang anggota DPRD, sama sekali tidak benar.

Informasi mengenai adanya dugaan OTT oleh KPK maupun Kepolisian di Kabupaten Kapuas merupakan kabar bohong.

"Tidak benar dan tidak ada kaitannya dengan kepolisian dan KPK. Tolong informasi ini disampaikan ke teman-teman yang lainnya ya," kata Hendra, Senin (1/4/2019).

Hendra menjelaskan, kehadiran Bupati Kapuas Ben Ibrahim di Palangka Raya karena mengikuti kegiatan.

"Beliau memang ada kegiatan di Palangka Raya, tapi tidak ada kaitannya sama sekali dengan hal tersebut," kata Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Henri Subiakto: Kalau Indonesia Otoriter, Mungkin Bisa Bebas Hoaks

Henri Subiakto: Kalau Indonesia Otoriter, Mungkin Bisa Bebas Hoaks

wawancara | Senin, 01 April 2019 | 23:48 WIB

Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Keenam, JPU Hadirkan Empat Saksi

Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Keenam, JPU Hadirkan Empat Saksi

News | Senin, 01 April 2019 | 23:02 WIB

Makin Dekat Pemilu, Jumlah Berita Hoaks Bertema Pilpres Terus Meningkat

Makin Dekat Pemilu, Jumlah Berita Hoaks Bertema Pilpres Terus Meningkat

Tekno | Senin, 01 April 2019 | 09:01 WIB

Menkominfo: Jumlah Berita Hoaks Bertambah Setiap Bulan

Menkominfo: Jumlah Berita Hoaks Bertambah Setiap Bulan

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 23:52 WIB

Terkini

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB