Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:32 WIB
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
Dialog Wapres dan Kemenpar bersama pelaku usaha sektor pariwisata di Bali (Dok: InJourney)

Suara.com - Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney turut berpartisipasi dalam dialog pemerintah dan para pelaku industri pariwisata di Bali pada Jumat (13/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama InJourney, Maya Watono memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata di Bali, disertai dengan usulan solusinya. Dengan partisipasi ini, InJourney berharap dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan pariwisata Indonesia yang berdaya saing global.

Dialog bersama pelaku usaha sektor pariwisata juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta perwakilan kementerian dan lembaga, seluruh Bupati dan Walikota dari Provinsi Bali. Pelaku usaha yang hadir merupakan perwakilan dari PHRI (pariwisata); ARKI (jasa perjalanan wisata); GAHAWISRI (usaha wisata tirta); ASPERAPI, INCCA, IVENDO (penyelenggara kegiatan MICE); INACA (jasa transportasi wisata), GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) dan sebagainya. Tujuan dari dialog ini adalah untuk menyerap aspirasi langsung dari pelaku usaha, guna memperkuat langkah menuju pariwisata Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata di Bali, disertai dengan usulan solusinya (Dok: In Journey)
Direktur Utama InJourney, Maya Watono memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata di Bali, disertai dengan usulan solusinya (Dok: InJourney)

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama InJourney Maya Watono menyampaikan tiga tantangan utama yang dihadapi sektor aviasi dan pariwisata Indonesia yang perlu ditangani secara terintegrasi untuk memperkuat daya saing ekosistem aviasi dan pariwisata Indonesia. Pemetaan ini menempatkan tiga prioritas utama, yakni konektivitas, infrastruktur dan akomodasi, serta pembangunan destinasi dan promosi.

Maya Watono menjelaskan, dari sisi konektivitas, tantangan utama masih terlihat pada keterbatasan armada penerbangan domestik, terbatasnya penerbangan langsung internasional ke berbagai bandara di Indonesia, serta belum optimalnya skema insentif dan kemitraan untuk menarik dan mempertahankan rute maskapai internasional.

“Untuk menjawab hal tersebut, InJourney mendorong langkah-langkah penguatan konektivitas melalui evaluasi beberapa regulasi terkait konektivitas yang dapat meningkatkan inbound traffict di destinasi pariwisata prioritas serta pemberian insentif pembukaan rute baru yang dikombinasikan dengan program joint promotion bersama maskapai inbound,” jelas Maya Watono

Pada aspek infrastruktur dan akomodasi, peningkatan trafik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) belum sepenuhnya diimbangi dengan akses menuju bandara yang memadai. Selain itu, konektivitas darat antar destinasi prioritas masih dibatasi oleh infrastruktur jalan yang belum optimal. Sebagai solusinya, InJourney menekankan pentingnya penyelarasan pembangunan transportasi intermoda terintegrasi sebagai akses utama menuju bandara, percepatan peningkatan infrastruktur di destinasi prioritas seperti jalan, utilitas, dan alternatif aksesibilitas darat seperti water taxi, dukungan jalan tol serta aksesibilitas untuk kawasan pariwisata.

Sementara pada pembangunan destinasi dan promosi, penguatan branding dan pemasaran destinasi, khususnya anchor attraction, masih membutuhkan dukungan promosi yang lebih kuat untuk menciptakan daya tarik berkelanjutan dan meningkatkan length of stay. Selain itu, skema pendanaan dan insentif untuk menarik dan mempertahankan event internasional berskala global masih terbatas. InJourney mengusulkan pemberian insentif bagi travel agent sebagai katalis promosi dan pengembangan kawasan, pemberian insentif finansial untuk aktivitas eksternal yang mempromosikan destinasi utama seperti produksi film, kolaborasi dengan travel agent global, serta promosi berbasis industri kreatif. Selain itu, InJourney mendorong pembentukan Quality Tourism Fund sebagai dukungan pendanaan bagi event internasional seperti MotoGP, konser, dan berbagai global event lainnya.

Dialog Wapres RI dan Kemenpar dengan para pelaku usaha di Bali dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta perwakilan kementerian dan lembaga, seluruh Bupati dan Walikota dari Provinsi (Dok: In Journey)
Dialog Wapres RI dan Kemenpar dengan para pelaku usaha di Bali dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta perwakilan kementerian dan lembaga, seluruh Bupati dan Walikota dari Provinsi (Dok: InJourney)

“Melalui pemetaan isu ini, InJourney menegaskan kebutuhan kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar penguatan konektivitas, aksesibilitas, dan promosi destinasi berjalan dalam satu orkestrasi kebijakan. Target akhirnya jelas menciptakan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi ekonomi lokal dan nasional,” tambah Maya Watono.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus bermitra erat dengan pelaku wisata dari berbagai sektor. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing global pariwisata Indonesia dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ketangguhan ekonomi bagi bangsa.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo

Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 17:30 WIB

IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri

IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:57 WIB

Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif

Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 10:55 WIB

Mitsubishi Motors Suguhkan Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026

Mitsubishi Motors Suguhkan Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:27 WIB

Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast

Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast

Otomotif | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:55 WIB

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:41 WIB

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB