KPU Libatkan Lebih Banyak Akademisi Sebagai Panelis Debat Pilpres Pamungkas

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 02 April 2019 | 19:08 WIB
KPU Libatkan Lebih Banyak Akademisi Sebagai Panelis Debat Pilpres Pamungkas
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan libatkan lebih banyak akademisi dari perguruan tinggi sebagai panelis di debat pamungkas Pilpres 2019.

Rencananya, KPU akan melibatkan akademisi perguruan tinggi di beberapa daerah termasuk di wilayah Timur Indonesia.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat jumpa pers di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol Menteng Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

Wahyu mengemukakan keputusan KPU untuk lebih banyak melibatkan panelis dari kalangan akademisi tersebut berdasarkan masukan dari beberapa pihak.

"Sebagai informasi atas masukan dari berbagai pihak, KPU melibatkan semakin banyak perguruan tinggi," tutur Wahyu.

Wahyu menjabarkan selain perguruan tinggi di Jawa KPU juga melibatkan perguruan tinggi di wilayah Timur Indonesia. Seperti, Universitas Udayana, Universitas Samratulangi, Universitas Pattimura, Universitas Cendana (NTT) dan Universitas Andalas.

Wahyu menambahkan kekinian KPU masih melakukan proses indentifikasi dan klarifikasi terhadap beberapa nama yang dicalonkan sebagai panelis.

Sebab, kata Wahyu panelis yang ditunjuk KPU nantinya tidak hanya memiliki profesionalitas di bidangnya namun juga harus teruji netralitas dan integritasnya.

"Sampai dengan saat ini KPU sedang melakukan proses identifikasi dan klarifikasi beberapa nama yang menjadi calon panelis debat kelima," ungkapnya.

baca juga

Untuk diketahui, debat kelima akan membahas tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, dan Investasi.

Debat pamungkas ini akan kembali diikuti pasangan Capres-Cawapres, yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan dipandu oleh dua moderator debat Balques Manisang dan Tomy Ristanto.

Debat jilid lima ini akan diadakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada 13 April mendatang. Media penyelenggara debat kelima adalah TV One, NET, ANTV, dan Berita Satu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Ketua TPS di Arab Menangkan Jokowi, KPU Respons Tudingan Rizieq

Sebut Ketua TPS di Arab Menangkan Jokowi, KPU Respons Tudingan Rizieq

News | Selasa, 02 April 2019 | 12:17 WIB

Penonton Debat Keempat yang Tertawa, Dicoret KPU

Penonton Debat Keempat yang Tertawa, Dicoret KPU

News | Senin, 01 April 2019 | 21:59 WIB

Gertakan Amien Rais Dijawab Ini oleh KPU dan Bawaslu

Gertakan Amien Rais Dijawab Ini oleh KPU dan Bawaslu

News | Senin, 01 April 2019 | 21:41 WIB

Ini Hasil Evaluasi Debat Capres Keempat

Ini Hasil Evaluasi Debat Capres Keempat

News | Senin, 01 April 2019 | 20:08 WIB

Jelang Debat Capres Kedua, KPU akan Gelar Pertemuan dengan 8 Panelis

Jelang Debat Capres Kedua, KPU akan Gelar Pertemuan dengan 8 Panelis

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 13:42 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×