Hanum Rais Tolak Bandara Baru Yogyakarta Dioperasikan Sebelum Pemilu 2019

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 05 April 2019 | 11:50 WIB
Hanum Rais Tolak Bandara Baru Yogyakarta Dioperasikan Sebelum Pemilu 2019
Hanum Rais (Instagram)

Suara.com - Putri dari Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Hanum Rais, menolak operasional Bandar Udara Baru Yogyakarta (BUBY) dilakukan pemerintah sebelum 17 April 2019 atau sebelum hari pencoblosan Pemilu 2019. Penolakan Hanum itu berdasarkan investigasi Ombudsman RI yang menilai bandara BUBY belum laik beroperasi.

Penolakan tersebut disampaikan Hanum melalui akun Twitternya @hanumrais pada Kamis (4/4/2019) kemarin. Hanum menganggap rencana pengoperasian bandara pada 7 April mendatang untuk pencitraan pemerintah di era Presiden Jokowi.

"Wahai rezim penguasa, demi pencitraan, kau korbankan keselamatan dan keamanan para penumpang. Tolak pemaksaan operasional Bandara NYIA sebelum 17 April!," tulis Hanum seperti dikutip Suara.com, Jumat (5/4/2019).

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie sebelumnya menganggap pembangunan Bandara BUBY yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta masih harus dituntaskan dan tidak bisa dipaksakan beroperasi pada 7 April 2019. Menanggapi hal itu, Hanum pun menilai ada unsur pemaksaan dari pemerintah demi mendapatkan pencitraan baik di masa kampanye.

Ombudsman RI merekomendasikan penundaan operasional Bandar Udara Baru Yogyakarta BUBY yang sedianya dilakukan pada 7 April 2019. Sebab Bandara BUBY Yogyakarta belum layak beroperasi.

Bila Bandara BUBY dipaksakan operasional sebagian pada 7 April 2019, maka BUBY berpotensi belum memenuhi standar pelayanan publik untuk penyelenggaraan bandar udara internasional. Sementara BUBY belum layak beroperasi, Bandar Udara Adisutjipto masih layak difungsikan hingga BUBY tuntas pembangunannya dan memenuhi berbagai persyaratan dan standar pelayanan publik.

"Ombudsman RI menilai bahwa Bandar Udara Baru Yogyakarta (BUBY) belum layak untuk dioperasikan pada tanggal 7 April 2019," tulis Alvin Lie dalam laporan itu yang dikutip Suara.com langsung dari laporan investagasi itu, Rabu (3/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin Sebut Ahok Harus Dihabisi, Hanum Rais: Bahasanya Memecah Belah

Maruf Amin Sebut Ahok Harus Dihabisi, Hanum Rais: Bahasanya Memecah Belah

News | Jum'at, 05 April 2019 | 10:28 WIB

Bela Ahok, Cuitan Hanum Rais Disamakan Jubir PSI dengan People Power

Bela Ahok, Cuitan Hanum Rais Disamakan Jubir PSI dengan People Power

News | Kamis, 04 April 2019 | 15:36 WIB

Di Peringatan Isra Mikraj, Presiden Jokowi: Jaga Ukhuwah di Tengah Pilpres

Di Peringatan Isra Mikraj, Presiden Jokowi: Jaga Ukhuwah di Tengah Pilpres

News | Kamis, 04 April 2019 | 01:05 WIB

Ombudsman: Bandara BUBY Yogyakarta Belum Layak Beroperasi 7 April 2019

Ombudsman: Bandara BUBY Yogyakarta Belum Layak Beroperasi 7 April 2019

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:18 WIB

Terkini

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

×