Video Viral Server KPU, Mantan Bupati Serang: Saya Nyiapin Tempat Aja

Chandra Iswinarno

Sabtu, 06 April 2019 | 06:19 WIB
Video Viral Server KPU, Mantan Bupati Serang: Saya Nyiapin Tempat Aja
Video viral menyebut server KPU disetting untuk memenangkan capres-cawapres nomor urut 01 di media sosial. [Youtube]

Suara.com - Video viral di media sosial yang menyebut server Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah diatur untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin, akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh komisioner lembaga penyelenggara tersebut.

Mereka melaporkan video yang diunggah melalui tiga akun media sosial ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Dalam video tersebut tergambar suasana ruangan rapat yang diikuti belasan hingga puluhan orang yang disinyalir berasal dari tim pemenangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

Namun, belakangan diketahui, video tersebut diambil di rumah mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman (ATN) yang berada di kawasan Ciracas, Serang, Banten.

ATN membenarkan rapat dilakukan di rumahnya dengan peserta tim pemenangan inti Capres Prabowo Subianto dan berlangsung satu jam.

Namun, ia mengaku tidak mengenal orang yang memaparkan bahwa KPU sengaja memenangkan pasangan calon nomor 01.

"Kalau saya mah yang lain aja yang (yang diperiksa), yang kepengurusan itu lah yang ngundang. Saya cuma nyiapin tempat aja. Karena saya nggak ngundang. Saya nggak kenal namanya (yang ikut rapat)," kata ATN, melalui sambungan selulernya pada Jumat, 05 April 2019.

Taufik Nuriman hanya mengetahui, pria yang mengatakan website KPU RI dibuat khusus memenangkan Jokowi-Kyai Ma'ruf, merupakan konsultan Teknologi Informasi (TI).

"Karena yang dia cerita itu, dia pernah jadi konsultan seperti yang disampaikan itu," ujarnya.

Bahkan, ATN yang juga relawan paslon 02, mengaku tidak mengenal 30 orang yang melakukan rapat internal dirumahnya itu, termasuk  konsultan IT tersebut.

baca juga

"Cuma nyiapin tempat doang, nggak kenal saya cuma. Tim itu dari Jakarta, hanya koordinator wilayah Banten. (Mereka) itu kan ada kegiatan di lapangan," jelasnya.

Meski demikian, ATN tetap pada pendiriannya tidak mengenal peserta yang ikut rapat internal tersebut.

"Iya relawan itu Prabowo, rapat internal tim sukses aja. Kayanya orang partai nggak ada. Setahu saya nggak ada orang partai, relawan itu semua," jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Anti Korupsi dengan BPN, TKN Usul Pendanaan Parpol oleh Negara

Debat Anti Korupsi dengan BPN, TKN Usul Pendanaan Parpol oleh Negara

News | Jum'at, 05 April 2019 | 23:33 WIB

Video Hoaks Server KPU Menangkan Jokowi Diambil di Rumah Eks Bupati Serang

Video Hoaks Server KPU Menangkan Jokowi Diambil di Rumah Eks Bupati Serang

News | Jum'at, 05 April 2019 | 19:29 WIB

Perempuan Berjilbab Dekati Maruf Amin, Pamer Kamera Pemberian Ahok

Perempuan Berjilbab Dekati Maruf Amin, Pamer Kamera Pemberian Ahok

News | Jum'at, 05 April 2019 | 14:35 WIB

Maruf Amin Pakai Hoodie dan Sorban Ajak Nyanyi Penonton Kampanye

Maruf Amin Pakai Hoodie dan Sorban Ajak Nyanyi Penonton Kampanye

News | Jum'at, 05 April 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB