Haikal Hassan Sebut Jokowi Bohongi Rakyat, Razman Nasution Naik Darah

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 10 April 2019 | 08:58 WIB
Haikal Hassan Sebut Jokowi Bohongi Rakyat, Razman Nasution Naik Darah
Anggota TKN dan Direktur Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Razman Nasution. (Suara.com/Ria)

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin, Razman Nasution, naik darah mendengar pernyataan Ustaz Haikal Hassan, Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Debat panas tersebut terjadi antara Razman Nasution dan Haikal Hassan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk 'El Clasico : Jokowi Vs Prabowo, Menang Siapa?' yang ditayangkan Selasa (9/4/2019) malam.

Berawal ketika Razman Nasution mengingatkan kepada Haikal Hassan bahwa kesombongan merupakan awal dari sebuah kehancuran. Razman Nasution menuding ada keyakinan berlebihan bahwa Prabowo Subianto bakal menang di kubu BPN.

"Saya ingin mengingatkan pak ustaz Haikal bahwa kesombongan awal dari kehancuran. Keyakinan berlebih bahwa Prabowo akan menang dan semua tuduhan dilayangkan kepada pak Jokowi - Maruf, saya rasa ini tidak tepat," ujar Razman Nasution seperti dikutip SUARA.com dari channel Youtube ILC.

Menanggapi pernyataan itu, Haikal Hassan menyebut bahwa tidak ada sifat kesombongan baik di dirinya maupun di kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Mudah-mudahan, Insya Allah jauh dari sifat kesombongan. Tidak ada sifat-sifat sombong seperti itu, yakin menang itu harus," ujar Haikal Hassan.

Haikal Hassan juga mengklaim dirinya tidak pernah ikut campur dalam dunia politik. Dia pun menantang Razman Nasution untuk melihat rekam jejaknya. Namun, ada alasan mengapa dia akhirnya mendukung Prabowo Subianto.

"Kenapa bisa begini? 2.808 titik yang membuat saya akhirnya mendukung pak Prabowo," kata Haikal Hassan.

Razman Nasution pun mempertanyakan ribuan titik yang dimaksud dalam pernyataan Haikal Hassan, "Itu 2.808 titik itu yang mana pak?"

Pun Haikal Hassan menjawab tegas, "2.808 titik, saya berbicara, rakyat itu capek dibohongi sama pak Jokowi."

Pernyataan itu kembali bikin Razman Nasution bingung, "Apanya yang dibohongi pak? Jadi bapak sebagai ulama menyampaikan sesuatu yang dibohongi, itu tidak mudah lho pak. Tolong jelaskan apa yang dibohongi pak Jokowi di bangsa ini?"

Haikal Hassan pun mengungkit pernyataan Jokowi dalam debat pemilihan presiden 2019 ketika menyebut tidak ada kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia. Menurut Haikal Hassan, faktanya tidak seperti itu.

"Kemarin debat, (Jokowi) bilang tidak ada kebakaran hutan. Faktanya kebakaran," jelas Haikal Hassan.

Nada Razman Nasution pun mulai naik darah, "Kebakaran itu terjadi setelah dia (Jokowi) menyampaikan hal itu."

Pernyataan tersebut disela oleh Haikal Hassan, "Ya tapi jangan bilang tidak ada kebakaran dong."

Debat tak berujung tersebut akhirnya dihentikan oleh pembawa acara, Karni Ilyas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Unggul di Survei Sendiri, Moeldoko: Boleh-boleh Saja Main Klaim

Prabowo Unggul di Survei Sendiri, Moeldoko: Boleh-boleh Saja Main Klaim

News | Selasa, 09 April 2019 | 21:59 WIB

Singgung Jumlah Massa Kampanye Prabowo, Moeldoko: 1 Juta dari Hong Kong

Singgung Jumlah Massa Kampanye Prabowo, Moeldoko: 1 Juta dari Hong Kong

News | Selasa, 09 April 2019 | 19:22 WIB

AHY Tolak Tanggapi Tak Hadir di Kampanye Prabowo - Sandiaga di GBK

AHY Tolak Tanggapi Tak Hadir di Kampanye Prabowo - Sandiaga di GBK

News | Selasa, 09 April 2019 | 18:13 WIB

Ma'ruf Amin Berdoa Orang Sunda Jadi Presiden, Pendukung Teriak: Kang Emil!!

Ma'ruf Amin Berdoa Orang Sunda Jadi Presiden, Pendukung Teriak: Kang Emil!!

News | Selasa, 09 April 2019 | 17:28 WIB

Terkini

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

×