Fakta Terbaru Mayat dalam Koper, Pelaku Dibekuk hingga Kepala Ditemukan

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 12 April 2019 | 17:25 WIB
Fakta Terbaru Mayat dalam Koper, Pelaku Dibekuk hingga Kepala Ditemukan
Mayat dalam koper. (Suara.com/Agus H)

Suara.com - Misteri pembunuhan terhadap Budi Hartanto (28) yang ditemukan tewas dalam koper tanpa kepala di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019) ini mulai menemukan titik terang.

Dalang di balik pembunuhan keji ini juga telah dibekuk. Ada dua pelaku yang diamankan di dua lokasi berbeda. Keduanya nekat menghabisi nyawa korban hingga memotong kepala korban dan membuangnya secara terpisah.

Berikut Suara.com merangkum beberapa fakta terbaru dari kasus penemuan mayat dalam koper di Blitar.

1. Dua Pelaku Ditangkap

Dari hasil pengejaran yang terus dilakukan oleh pihak kepolisian, polisi berhasil menangkap dua orang pelaku yang menjadi dalang pembunuhan sadis terhadap guru honorer di Kediri ini.

Satu orang pelaku lainnya berinisial AP berhasil diamankan oleh pihak kepolisian saat sedang melakukan perjalanan menuju ke Jakarta pada Kamis (11/4/2019) sore. 

Sementara, satu pelaku lain yang berinisial AJ ditangkap di Kediri pada Kamis malam. Dari penangkapan kedua pelaku, polisi berhasil mengungkap berbagai fakta lainnya.

2. Kepala Ditemukan Tersangkut Bambu

Usai ditangkapnya kedua pelaku, para pelaku diminta untuk menunjukkan lokasi mereka membuang kepala korban. Dari mulut pelaku, keduanya mengaku membuang kepala korban di Sungai Jemekan.

baca juga

Setelah menelusuri sungai itu, pada Jumat (12/4/2019) pagi pihak kepolisian akhirnya berhasil menemukan kepala korban yang dibungkus kain putih lalu dimasukkan ke dalam plastik dan dibungkus kain karung.

Bungkusan berisi kepala korban ditemukan tersangkut di ranting-ranting bambu.

3. Dimutilasi di Warung Kopi

Dari pengakuan pelaku, pelaku telah menyewa sebuah warung kopi di Jalan Surya, Kabupaten Kediri. Warung kopi yang disewa AS ini menjadi lokasi korban meregang nyawa hingga dilakukan mutilasi.

"Pembunuhan ini dilakukan di luar Kota Blitar dan sudah kita pastikan bahwa yang bersangkutan dieksekusi di warung kopi. Warung kopi disewa oleh AS yang kita tangkap di Jakarta. Itu disewa yang bersangkutan di Jalan Surya, Kabupaten Kediri," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

4. Pembunuhan Terencana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Mayat Korban Mutilasi Dalam Koper Ditemukan di Sungai

Kepala Mayat Korban Mutilasi Dalam Koper Ditemukan di Sungai

Jatim | Jum'at, 12 April 2019 | 10:22 WIB

Potong Dahan Pohon di Vihara, Bambang Tewas Tersengat Aliran Listrik

Potong Dahan Pohon di Vihara, Bambang Tewas Tersengat Aliran Listrik

Jatim | Rabu, 10 April 2019 | 20:59 WIB

Abai Awasi Anak, Ibu di Kediri Harus Bayar Tagihan Game Online Rp 11 Juta

Abai Awasi Anak, Ibu di Kediri Harus Bayar Tagihan Game Online Rp 11 Juta

News | Selasa, 09 April 2019 | 18:05 WIB

Terkini

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB