Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi, AHY: Harus Hargai Pendahulu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 14 April 2019 | 05:05 WIB
Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi, AHY: Harus Hargai Pendahulu
Capres Prabowo Subanto dan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai melakukan pertemuan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menganggap lawannya di Pilpres 2019 tidak salah dalam mengelola perekonomian negara. Prabowo mengatakan yang salah adalah Presiden sebelum Jokowi.

Menanggapi pernyataan Prabowo, Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan seharusnya sebagai calon pemimpin menghargai pendahulunya. Diketahui, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ayah dari AHY merupakan presiden RI keenam.

"Sebaiknya kita inginkan para pemimpin terus menghargai para pendahulu dengan semangat menjadi lebih baik dari pendahulunya," ujar AHY usai menyaksikan debat Pilpres pamungkas di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019)
malam.

AHY mengatakan, jika banyak kebijakan yang dikerjakan Presiden pendahulu belum tuntas, maka Presiden setelahnya yang harus memperbaikinya.  Pasalnya kata AHY, masa kepemimpinan kepala negara hanya lima tahun untuk satu periode.

Meski demikian, SBY merupakan presiden yang menjabat dua periode atau 10 tahun menjadi kepala negara.

"Karena masa kepemimpinan yang dibatasi UU, ada hal-hal yang belum tuntas, ada hal yang belum sempurna. Itulah tugas pemimpin selanjutnya untuk memperbaiki," jelas AHY.

Meski merasa tersinggung dengan pernyataan Prabowo saat debat yang menyinggung presiden sebelumnya, AHY menegaskan Partai Demokrat tidak mungkin keluar dari Koalisi Indonesia Kerja yang mengusung Prabowo - Sandiaga, di sisa waktu Pemilu yang tinggal tiga hari lagi.

Ia mengklaim akan tetap solid dan mendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 hingga pencoblosan.

"Tidak mungkin kami keluar dari koalisi, besok tiga hari lagi tinggal pemungutan suara. Kami solid dan kami hadir di sini bisa memberikan support bagi pilpres," pungkas AHY.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disinggung Holding BUMN Penerbangan, Prabowo: Pak Jokowi Paham Atau Tidak?

Disinggung Holding BUMN Penerbangan, Prabowo: Pak Jokowi Paham Atau Tidak?

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 23:01 WIB

Jika Menang Pilpres, Prabowo dan Sandiaga Pastikan Tak Akan Ambil Gaji

Jika Menang Pilpres, Prabowo dan Sandiaga Pastikan Tak Akan Ambil Gaji

News | Sabtu, 13 April 2019 | 22:55 WIB

Petinggi Demokrat Walk Out Setelah Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi

Petinggi Demokrat Walk Out Setelah Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi

News | Sabtu, 13 April 2019 | 22:25 WIB

Jokowi: Potensi Industri Games Sangat Besar Capai Rp 12 Triliun

Jokowi: Potensi Industri Games Sangat Besar Capai Rp 12 Triliun

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 22:25 WIB

Wasekjen Golkar Sebut Prabowo Tak Konsisten soal Anti Asing

Wasekjen Golkar Sebut Prabowo Tak Konsisten soal Anti Asing

News | Sabtu, 13 April 2019 | 22:24 WIB

Terkini

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

×