Wasekjen Golkar Sebut Prabowo Tak Konsisten soal Anti Asing

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Sabtu, 13 April 2019 | 22:24 WIB
Wasekjen Golkar Sebut Prabowo Tak Konsisten soal Anti Asing
Wakil Sekretari Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Wakil Sekretari Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani menganggap Capres 02 Prabowo Subianto tidak konsisten dalam isu anti asing yang disebut dalam debat Pilpres terakhir pada Sabtu (13/4/2019) malam. Christina melihat Prabowo tidak konsisten karena malah meminta Indonesia untuk mencontoh China.

"Ada inkonsistensi dari Prabowo, dia bilang anti asing, jangan impor. Tapi akhirnya bilang mencontoh China," kata Christina saat Nobar debat Pilpres di kantor DPD Golkar DKI Jakarta yang diadakan relawan GoJo, Sabtu (13/4/2019).

Aryani menilai pernyataan Prabowo sebenarnya menunjukan sikap asli Ketua Umum Partai Gerindra. Ia menduga Prabowo tengah berpura-pura bersikap anti asing, padahal Prabowo ingin bekerjasama dengan asing, tak terkecuali China.

"Kali ini agak frontal keluar. Saya curiga jangan-jangan karena apa yang disampaikan mudah tarik simpati. Dia akui infrastruktur harus dibangun," ujar Caleg DPR itu.

Aryani menyebut pembangunan infrastruktur yang dilakukan Capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo sudah serupa dengan yang dilalukan China untuk memajukan ekonominya. Sebab, China merupakan negara luas yang perlu dikoneksikan dengan baik agar kegiatan ekonomi berjalan.

"Prabowo sebut kan harus contoh China dan kerja kita salah arah. China itu yang masif infrastrukturnya seperti jembatan, tol, rel kereta. China itu luas tapi dikoneksikan infrstruktur," ucapnya.

Saat debat dengan terakhir dengan Jokowi, Prabowo menyampaikan agar Indonesia meniru China dalam hal pembangunan ekonomi. Prabowo menganggap China patut ditiru karena membangun ekonomi selama 40 tahun terakhir.

Untuk diketahui, debat pamungkas Pilpres 2019 ini mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, Perdagangan dan Industri.

Debat tersebut akan diikuti seluruh peserta pilpres, yakni Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi - Maruf Amin dan Capres serta Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dua moderator yang ditunjuk KPU untuk memandu debat tersebut ialah jurnalis senior Tomy Ristanto dan jurnalis TvOne Balques Manisang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tanya Soal e-Sport, Prabowo - Sandiaga Senyum-Senyum

Jokowi Tanya Soal e-Sport, Prabowo - Sandiaga Senyum-Senyum

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 22:06 WIB

Prabowo Curiga Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Malah Perlancar Impor

Prabowo Curiga Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Malah Perlancar Impor

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 21:31 WIB

Babak Pertama Debat Pamungkas, Prabowo Serang Jokowi: Petani Hancur!

Babak Pertama Debat Pamungkas, Prabowo Serang Jokowi: Petani Hancur!

Bisnis | Sabtu, 13 April 2019 | 21:04 WIB

Terkini

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB