BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami

Chandra Iswinarno, Muslimin Trisyuliono

Minggu, 14 April 2019 | 20:32 WIB
BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami
Jubir BPN Prabowo - Sandiaga Ahmad Riza Patria. [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Suara.com - Juru Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menyebut pemerintah turut andil dalam peretasan akun media sosial Twitter pendukungnya.

Diketahui, ada beberapa akun yang sudah diretas seperti milik Muhammad Said Didu, Ferdinand Hutahaean dan Ustad Riza Hasan. Pihaknya mengklaim, peretasan yang dilakukan memiliki teknologi yang tinggi.

"Pemerintah punya regulasi, program, aparat dan kekuatan. Sekarang kita buktikan ternyata pendukung kami di-hack akun pribadinya seperti Ustad Haikal Hasan, Ferdinand, Said Didu," ujar Riza Patria di Media Center Prabowo - Sandi, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya, suasana di era digital untuk pemilu ini sudah dipolarisasi oleh pemerintah karena hanya dua calon saja. Akibat polarisasi tersebut menurutnya sangat luar biasa untuk menggiring di media sosial.

"Kita rasakan polarisasi yang luar biasa ternyata media sosial meningkat signifikan ini terjadi saling tuduh biang kerok dari isu hoaks, isu SARA, ujaran kebencian saya setuju dengan ucapan Rocky Gerung bahwa pabrik pada pemerintah," katanya

Riza menambahkan yang bisa melakukan peretasan ini orang yang memiliki kekuasaan, kemampuan, teknologi, anggaran dan sebagainya.

Sebelumnya anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto -Sandiaga Uni, Muhammad Said Didu mengungkapkan akun Twitter milik pribadinya telah diretas.

Said mengaku akun Twitter pribadinya dengan nama @saiddidu itu diretas seusai dirinya menonton debat pamungkas Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4/2019) kemarin.

"Ternyata setelah saya keluar (nonton debat) akun saya saya sudah tidak bisa pakai," tutur Said saat menggelar jumpa pers di bilangan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019).

baca juga

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, mengklaim akun jejaring sosial Twitter miliknya menjadi korban peretasan.

Karena klaim aksi peretasan tersebut, Ferdinand Hutahaean kini menggunakan akun ke-dua miliknya, yakni @FerdinandHutah2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Beberkan Kejanggalan Terkait Temuan 17,5 Juta DPT Bermasalah

BPN Beberkan Kejanggalan Terkait Temuan 17,5 Juta DPT Bermasalah

News | Minggu, 14 April 2019 | 20:14 WIB

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

News | Sabtu, 06 April 2019 | 12:12 WIB

Akun Twitter Diretas, Jubir BPN Prabowo: Pelaku Peliharaan Penjahat

Akun Twitter Diretas, Jubir BPN Prabowo: Pelaku Peliharaan Penjahat

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 09:57 WIB

Terkini

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB