'Curang, Curang!' Teriak Para WNI di Depan Ketua Panwaslu Hongkong

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 15 April 2019 | 12:03 WIB
'Curang, Curang!' Teriak Para WNI di Depan Ketua Panwaslu Hongkong
Para WNI teriak-teriak di depan Ketua Panwaslu. [Facebook]

Suara.com - Rekaman Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Hongkong - Macau, Fajar Kurniawan, menerima para warga negara Indonesia yang menyerbu masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) beredar di jagat maya.

Disinyalir, rekaman tersebut diambil di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di kawasan Wan Chai Hongkong. Rekaman itu diunggah di akun jejaring sosial Facebook milik @koransuara, Minggu (14/4/2019) malam.

Di depan para WNI, Fajar Kurniawan yang mengenakan kemeja berwarna hitam, mengatakan pihaknya bisa mengajukan usulan dari WNI, Namun, panitia pemilihan luar negeri (PPLN) setempat sudah menunaikan rapat penutupan. Ini artinya waktu pencoblosan selesai.

"Dari Panwaslu bisa mengusulkan, tapi PPLN sudah melakukan rapat penutupan. Personelnya tidak bisa melayani masyarakat, karena jam 7.15 sudah ditutup. Komputer pun sudah. Mba-mba yang mengusulkan, bisa kami tampung sebagai Panwaslu. Tapi, jika PPLN belum siap, Panwaslu tidak bisa mengakomodir masyarakat yang ingin mencoblos," tutur Fajar Kurniawan.

Kemudian, ada salah seorang WNI yang mempertanyakan kosongnya ruangan dan banyaknya petugas menganggur ketika para WNI tersebut mengantre sedari siang.

"Banyak petugas yang menganggur, tidak melayani kita. Sedangkan petugasnya pada duduk menunggu kita supaya memproses kita. Tapi otomatis kita yang ngantre di luar sana, ditahan tidak boleh masuk ke tempat pencoblosan. Tolong dijawab itu. Apa menunggu kita pulang lalu golput nggak boleh nyoblos?" ujar seorang wanita yang mengenakan jilbab berwarna merah.

Ada pula WNI yang mempertanyakan tulisan di luar gedung yang mengatakan bahwa pencoblosan dari jam 7 hingga jam 11 malam. Dia juga menuding adanya kecurangan.

"Kita juga punya hak suara untuk mencoblos pak. Kita warga Indonesia di sini. Pak, kecurangan tidak akan bisa menang. Saya punya hak untuk mencoblos. Tadi ada yang bilang jangan pakai baju Jokowi. Di sini kita nggak ada Jokowi atau Probowo, kita cuma ingin mencoblos," ujar WNI dengan rambut dikuncir.

Ada beberapa WNI yang juga mengeluh telah mengantre berjam-jam di luar gedung dengan kondisi kehujanan, namun tidak bisa mencoblos.

baca juga

Di depan Ketua Panwaslu Hongkong - Macau dan anggota PPLN setempat, sejumlah wanita WNI kompak berteriak, "curang, curang, curang!"

Melihat kondisi kisruh, seorang pria yang diduga polisi Hongkong berupaya membubarkan massa dengan menyatakan bahwa pemilu telah usai.

"The election is already finish (pemungutan suara telah selesai," ujar polisi berkaus hitam tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Panitia Cuma Leyeh-leyeh', Curhat WNI di Hongkong Merasa Dihalangi Nyoblos

'Panitia Cuma Leyeh-leyeh', Curhat WNI di Hongkong Merasa Dihalangi Nyoblos

News | Senin, 15 April 2019 | 10:00 WIB

Kaws, Patung Raksasa yang Meriahkan Hongkong Arts Month 22-31 Maret

Kaws, Patung Raksasa yang Meriahkan Hongkong Arts Month 22-31 Maret

Lifestyle | Jum'at, 22 Maret 2019 | 13:57 WIB

Panwaslu Gagalkan Rencana Kampanye Caleg Berkedok Pengajian di Rumah PNS

Panwaslu Gagalkan Rencana Kampanye Caleg Berkedok Pengajian di Rumah PNS

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:33 WIB

Pulang dari Liburan, Wanita Ini Alami Jerawat Aneh dan Berat Badan Turun

Pulang dari Liburan, Wanita Ini Alami Jerawat Aneh dan Berat Badan Turun

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×