Penjelasan Fadli Zon Soal Janji Prabowo - Sandi yang Tak akan Ambil Gaji

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 15 April 2019 | 13:18 WIB
Penjelasan Fadli Zon Soal Janji Prabowo - Sandi yang Tak akan Ambil Gaji
Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon membenarkan kalau Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak akan mengambil gajinya jika terpilih menjadi pemimpin Indonesia.

Menurut Fadli Zon, Prabowo - Sandiaga maju di Pilpres 2019 bukan untuk mencari pekerjaan, namun sepenuhnya untuk mengabdi kepada negara.

Ia menjelaskan, bahwa ekonomi Prabowo dan Sandiaga sudah cukup sehingga tidak perlu lagi mengambil gajinya sebagai presiden dan wakil presiden. Lagipula, keduanya bukan ingin mencari pekerjaan untuk mendapatkan lembaran uang.

"Jadi mau mengabdi kepada bangsa dan negara, mereka itu secara ekonomi sudah cukup, jadi tidak perlu lagi gaji," ujar Fadli di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Senin (15/4/2019).

Ia mengungkapkan, kalau gaji keduanya sebagai pemimpin akan dihibahkan untuk orang-orang yang memerlukan. Namun ia tidak menjelaskan secara merinci melalui lembaga apa nantinya gaji Prabowo - Sandiaga akan diberikan kepada orang yang membutuhkan.
Namun yang jelas Prabowo - Sandiaga sudah berkomitmen untuk tidak mengambil gajinya, katanya.

"Gajinya dihibahkan lah untuk fakir miskin, anak terlantar atau beasiswa," ucap Fadli Zon.

"Disalurkannya nanti bisa kepada lembaga atau perorangan, gampang lah yang penting kan dikumpulkan kemudian dikumpulkan kemudian diberikan kepada mereka yang memerlukan dan membutuhkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berjanji tak bakal mengambil gajinya, kalau keduanya menang Pilpres 2019 dan dilantik menjadi Presiden serta Wakil Presiden ke-8 RI.

"Kami berkomitmen tidak mengambil gaji serupiah pun, jika mendapatkan amanah ini," kata Sandiaga saat menyampaikan kata penutup dalam debat kelima Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

baca juga

Sandiaga mengatakan, gaji tersebut akan diberikan kepada negara, kaum yatim maupun dhuafa yang lebih berhak mendapatkannya.

Dalam kesempatan ini, Sandiaga menyakini Allah akan memberikan masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik dalam Pemilu 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN: Pengaruh Aa Gym Jauh Lebih Besar daripada 500 Artis Pendukung Jokowi

BPN: Pengaruh Aa Gym Jauh Lebih Besar daripada 500 Artis Pendukung Jokowi

News | Senin, 15 April 2019 | 13:17 WIB

Minuman Segar Harga Spesial Edisi Pemilu 2019

Minuman Segar Harga Spesial Edisi Pemilu 2019

Lifestyle | Senin, 15 April 2019 | 12:57 WIB

Polda Yogyakarta Kerahkan 6.688 Personel Jaga Hari Pencoblosan

Polda Yogyakarta Kerahkan 6.688 Personel Jaga Hari Pencoblosan

Jogja | Senin, 15 April 2019 | 12:57 WIB

KPU Jatim Dirikan 161 TPS Tambahan, Mayoritas Ada di Lapas dan Ponpes

KPU Jatim Dirikan 161 TPS Tambahan, Mayoritas Ada di Lapas dan Ponpes

Jatim | Senin, 15 April 2019 | 12:56 WIB

Cerita WNI Jalan 12 Jam untuk Nyoblos di TPSLN Ankara Turki

Cerita WNI Jalan 12 Jam untuk Nyoblos di TPSLN Ankara Turki

News | Senin, 15 April 2019 | 12:50 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB