Versi Mahfud MD, Ini 3 Kemungkinan di Balik Peretas Akun Said Didu

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 15 April 2019 | 14:00 WIB
Versi Mahfud MD, Ini 3 Kemungkinan di Balik Peretas Akun Said Didu
Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengungkap ada 3 kemungkinan pelaku yang menjadi dalang peretas akun Twitter mantan Sekretaris Jenderal BUMN M. Said Didu. Meski demikian, Mahfud MD belum bisa memastikan siapa pelaku sesungguhnya.

Hal ini disampaikan oleh Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya @mohmahfudmd. Mahfud MD memprediksi ada 3 kemungkinan pelaku yang sengaja meretas akun Said Didu hingga mengunggah serangan brutal terhadap Ustaz Abdul Somad.

"Saya tidak bisa kasih kesimpulan sebab secara teoritis ada 3 kemungkinan pelaku, antara lain pelakunya bukan pendukung paslon 01 ataupun 02 tapi pihak pengacau dan pengadu domba," kata Mahfud MD seperti dikutip Suara.com, Senin (15/4/2019).

Meski demikian, Mahfud MD tidak bisa menentukan siapa pelaku sesungguhnya, ada pihak kepolisian yang dapat menentukan pelaku jika Said Sidu melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Mahfud MD pun meminta agar warganet bisa tenang di masa tenang sebelum menghadapi Pemilu yang jatuh pada 17 April 2019 nanti. "Polisilah yang nanti harus mengungkapnya jika Pak Said Didu melapor. Mari kita ber-tenang2 di minggu tenang ini," ungkap Mahfud MD.

Said Didu secara personal pun sempat meminta tolong kepada Mahfud MD untuk mengumumkan di media sosial bahwa akun Twitter miliknya telah diretas. Lebih lanjut, Mahfud MD menilai bahwa tindakan meretas akun orang lain dan mengisinya dengan konten tak pantas merupakan bentuk fitnah keji yang bisa dipidanakan. 

"Ya, pasti. Kita sepakat kalau cuitan yang dibuat hacker itu fitnah keji yang bisa dan harus diburu untuk dipidanakan," tegas Mahfud MD.

Sebelumnya Said Didu mengaku akun Twitter miliknya diretas usai ia menyaksikan debat pilpres terakhir pada Sabtu (13/4/2019). Usai diretas, muncul cuitan yang berisi mendiskreditkan Ustaz Abdul Somad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Menolak Hadiah dari Dulu,' Curhat Ustaz Abdul Somad Tolak Pemberian Mobil

'Menolak Hadiah dari Dulu,' Curhat Ustaz Abdul Somad Tolak Pemberian Mobil

News | Senin, 15 April 2019 | 13:31 WIB

Akun Twitter Said Didu Diretas, PSI: Playing Victim?

Akun Twitter Said Didu Diretas, PSI: Playing Victim?

News | Senin, 15 April 2019 | 09:42 WIB

Said Didu Sebut Akun Twitternya Diretas dan Diretweet oleh Orang-orang 01

Said Didu Sebut Akun Twitternya Diretas dan Diretweet oleh Orang-orang 01

News | Minggu, 14 April 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB