Gatot Nurmantyo Kritik Anggaran TNI, Menhan: Sudah Lah Gatot

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 15 April 2019 | 20:00 WIB
Gatot Nurmantyo Kritik Anggaran TNI, Menhan: Sudah Lah Gatot
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu menanggapi kritik keras mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo soal anggaran TNI yang dinilai lebih kecil dibanding dengan institusi lainnya, yakni sebesar Rp 6 triliun.

Ryamizard dengan tegas menepis kritik dari Gatot tersebut. Ia mengatakan, saat ini anggaran untuk pertahanan Indonesia sudah melampaui jauh jumlah yang disebutkan oleh Gatot. Anggaran pertahanan, kata dia, sudah mencapai hingga seratus triliun lebih.

"Sudah lah Gatot Nurmantyo sudah, sudah dulu. Anggaran kita sebelumnya di bawah di bawah 50 kan, 60, 50. Sekarang sudah seratus lebih. 108, apalagi? mau ngambil uang rakyat, enggak mungkin?" ujar Ryamizard di Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Ryamizard mengatakan, anggaran pertahanan tersebut sudah sesuai dengan kondisi dan situasi Indonesia saat ini. Menurutnya, pemerintah telah mempertimbangkan penentuan tersehut berdasarkan skala prioritas, di mana kesejahteraan rakyat menjadi hal utama dan mendasar.

"Kita ini tentara rakyat, rakyat dulu lah yang diutamakan. Kalau di India sana militer kuat tapi rakyat banyak yang miskin, kalau kepanasan mati, kedinginan mati, itu jangan sampai terjadi di sini dong," tutur Ryamizard.

"Masa kita menomorsepuluhkan rakyat, pokoknya alutsista bagus rakyat terserah, enggak bener, bukan tentara rakyat itu," ujarnya.

Sebelumnya, Gatot mengkritisi anggaran TNI yang dinilai terlalu kecil, bahkan jika dibandingakan dengan institusi lainnya dengan jumlah personel jauh di bawah TNI.

"Saat ini yang kritis adalah mulai dari segi anggaran. Saya tidak menyalahkan siapa pun juga tapi ini saya perlu informasikan krn saya mantan panglima tni agar rakyat bersatu jangan terpecah pecah," kata Gatot saat sambutan dalam acara pidato kebangsaan Capres Prabowo Subianto di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

Gatot mengklaim bahwa saat itu, dengan jumlah 445 ribu personel, APBNP untuk TNI hanya senilai Rp 6 triliun. Belum lagi, kata dia, anggaran itu harus dibagi-bagi lagi.

baca juga

"Anggarannya hanya Rp 6 triliun lebih. Sehingga departemen pertahanan dapat Rp 1 triliun, angkatan darat Rp 1 triliun lebih, AL Rp 1 triliun lebih, angkatan udara Rp 1 triliun lebih, dan Mabes TNI Rp 900 miliar," ujar Gatot.

Ia kemudian membandingkan besaran anggaran tersebut dengan institusi lainnya semisal Polri.

"Tetapi ada institusi yang tidak punya pesawat tempur, senjatanya pendek dan ada senjata panjang sedikit saja dan jumlah personelnya tidak sampai 3 ribu tetapi anggarannya Rp 4 triliun. Dan Kepolisian Republik Indoneaia Rp 17 triliun," ucap Gatot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Negosiasi Penembakan di Trans Papua, Menhan: Nyerah atau Diselesaikan

Tolak Negosiasi Penembakan di Trans Papua, Menhan: Nyerah atau Diselesaikan

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 13:40 WIB

Sat-81/Gultor Kopassus Akan Dilibatkan untuk Berantas Teroris

Sat-81/Gultor Kopassus Akan Dilibatkan untuk Berantas Teroris

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:04 WIB

Menhan Dukung Jokowi Terbitkan Perppu Antiterorisme

Menhan Dukung Jokowi Terbitkan Perppu Antiterorisme

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:33 WIB

Terkini

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

×