Ancaman Rusuh hingga Kaum Konservatif, Sorotan Media Asing usai Quick Count

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 18 April 2019 | 11:52 WIB
Ancaman Rusuh hingga Kaum Konservatif, Sorotan Media Asing usai Quick Count
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Prabowo didukung oleh sejumlah konservatif politik. Dia dipandang sebagai kandidat konservatif Islam meskipun dia sendiri tidak terlalu religius," ujar Connolly.

Sementara, AFP menyoroti latar belakang Jokowi dan Prabowo Subianto. Pertarungan sengit mereka ketika pemilu 2014 juga mendapat sorotan. Ada pula soal kampanye hitam berbau agama yang dilekatkan kepada Jokowi.

Pun AFP menyoroti banyaknya surat suara yang harus dicoblos. Untuk pemilu kali ini, ada 5 surat suara yang harus dicoblos. Tak pelak, hal ini membuat banyak pemilih bingung.

"Saya sangat senang masih bisa memberikan suara pada usia tua ini. Tetapi ini sangat membingungkan karena begitu banyak surat suara," ujar Suparni (79) warga Merauke, Papua, seperti dikutip AFP.

Seperti Bloomberg, New York Times juga menyoroti sikap Jokowi yang tidak mengklaim kemenangan meski unggul dalam hasil akhir hitung cepat versi 7 lembaga survei.

New York Times juga menyoroti beberapa kritikus yang mengkhawatirkan jika Prabowo Subianto menang bisa mengembalikan Indonesia ke rezim otoriter Presiden ke-2 RI Soeharto.

Pun New York Times sempat mengutip wawancara dengan seorang pemilih bernama Trianasari Arief, 44 tahun, di sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta Pusat.

Seperti dikutip New York Times, Trianasari Arief mengatakan sangat antusias memilih Jokowi dan ingin berpartisipasi untuk menjegal kemenangan Prabowo Subianto.

Dia mengatakan Prabowo Subianto dikenal sebagai sosok temperamental dan memiliki sikap yang tidak bisa diprediksi. Hal ini mengingatkan dirinya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kemenangannya pada 2016 silam.

baca juga

"Saya tidak ingin apa yang terjadi di Amerika Serikat, terjadi di Indonesia," ujar Trianasari Arief seperti dikutip SUARA.com dari New York Times.

Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Pendapat berbeda diutarakan salah satu pemilih bernama Sri Lestari, 42, seorang asisten rumah tangga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dia menilai Jokowi belum membawa keadilan dalam sistem peradilan, merampungkan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan mempersatukan rakyat.

"Saya ingin seorang pemimpin yang tegas dan memiliki integritas tinggi, yang mandiri, tidak dikendalikan oleh orang lain dan dapat membuat keputusan sendiri,” katanya seperti dikutip New York Times.

New York Times juga mengangkat politik identitas dan perkembangan kaum konservatif meski Jokowi menang dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat 7 lembaga survei.

"Jauh sebelum kami mengetahui hasil pemilihan, siapa pun yang menang, kami sudah mengetahui bahwa kaum konservatif Islam akan terus berkembang," ujar Douglas Ramage, Managing Editor di BowerGroupAsia, sebuah perusahaan konsultan bisnis yang berada di Jakarta, seperti dikutip New York Times.

Menurut Douglas Ramage, Jokowi sukses membawa agenda yang dia janjikan dalam kampanye pertamanya, seperti memperluas program kesehatan dan pendidikan dan membangun infrastruktur, memperoleh sekitar 70 persen persetujuan dalam jajak pendapat baru-baru ini.

New York Times pun menuliskan bahwa ketika banyak negara di Asia Tenggara menjadi otokratik, Indonesia malah menjadi negara yang paling demokratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinyatakan Menang Quick Count, Jokowi Langsung Rapat dengan Menteri

Dinyatakan Menang Quick Count, Jokowi Langsung Rapat dengan Menteri

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:16 WIB

Cegukan Nggak Putus-Putus Kayak Sandiaga Uno? Yuk Intip Cara Mengatasinya

Cegukan Nggak Putus-Putus Kayak Sandiaga Uno? Yuk Intip Cara Mengatasinya

Health | Kamis, 18 April 2019 | 10:58 WIB

Kalah di Pakistan, Jokowi - Ma'ruf Amin Berjaya di Korea Utara

Kalah di Pakistan, Jokowi - Ma'ruf Amin Berjaya di Korea Utara

News | Kamis, 18 April 2019 | 10:36 WIB

Hasil Pilpres 2019: Prabowo Unggul Telak Atas Jokowi di Islamabad, Pakistan

Hasil Pilpres 2019: Prabowo Unggul Telak Atas Jokowi di Islamabad, Pakistan

News | Kamis, 18 April 2019 | 10:27 WIB

Metro TV Dituding 'Akali' Quick Count Prabowo, Ini Klarifikasi Presenter

Metro TV Dituding 'Akali' Quick Count Prabowo, Ini Klarifikasi Presenter

News | Kamis, 18 April 2019 | 10:07 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×