Beda Sikap Jokowi dan Prabowo Tanggapi Hasil Quick Count Pilpres 2019

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 18 April 2019 | 11:55 WIB
Beda Sikap Jokowi dan Prabowo Tanggapi Hasil Quick Count Pilpres 2019
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Pemungutan suara Pemilu 2019 telah dilaksanakan. Hasil penghitungan cepat atau quick count pun telah dan masih terus berjalan. Meski belum selesai, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan 02 Prabowo Subianto telah memperlihatkan sikapnya terhadap hasil quick count.

Menurut sejumlah lembaga survei, Rabu (17/4/2019) sore, paslon 01 Jokowi-Maruf Amin unggul di atas 50 persen, sementara perolehan suara paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno paling tinggi hanya mencapai sekitar 46 persen.

Sama-sama membuat pernyataan di hadapan publik, Jokowi dan Prabowo ternyata memiliki gaya yang berbeda dalam menyikapi hasil tersebut.

Prabowo klaim kemenangan

Meski angka perolehan suara sementara menunjukkan dirinya kalah, Prabowo tak ragu mengklaim kemenangannya. Ia menyatakan telah berhasil mengungguli paslon 01 menurut penghitungan exit poll maupun quick count.

"Hasil exit poll kita di lima ribu TPS kita menang dan hasil quick count kita menang 52,2 persen," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto sujud syukur setelah mengklaim menang Pilpres 2019 dengan perolehan suara mencapai 62 persen, Rabu (17/4/2019). [Twitter]
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto sujud syukur setelah mengklaim menang Pilpres 2019 dengan perolehan suara mencapai 62 persen, Rabu (17/4/2019). [Twitter]

Prabowo juga menilai, banyak terjadi kecurangan dalam Pilpres 2019.

"Banyak surat suara yang tidak sampai, banyak TPS buka pukul 11.00 WIB, banyak pendukung kita tidak dapat undangan dan sebagainya. Belum lagi yang ditemukan surat suara dicoblos 01," katanya.

Tak hanya itu, ia pun menuding lembaga survei sengaja menggiring opini masyarakat agar memercayai bahwa kubunya telah kalah. Prabowo bahkan dengan sangat yakin telah mengklaim dirinya akan segera menjadi Presiden Indonesia.

baca juga

"Saya akan menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia. Kita akan membangun Indonesia yang menang, adil makmur, damai, yang disegani oleh seluruh dunia. Yang tidak akan ada orang lapar lagi, yang nantinya rakyatnya bisa," sambung Prabowo, yang kemudian mengunmandangkan takbir dan dilanjutkan dengan sujud syukur.

Jokowi minta tunggu hasil resmi

Sementara itu sebaliknya, Jokowi justru meminta para pendukungnya untuk tetap tenang sambil menunggu hasil resmi dari KPU meskipun sejumlah lembaga survei telah menunjukkan bahwa mereka menang dalam hitung cepat.

Calon Presiden 01 Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden 01 Maruf Amin bersama Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja memberi keterangan perhitungan cepat pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Calon Presiden 01 Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden 01 Maruf Amin bersama Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja memberi keterangan perhitungan cepat pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Dari indikasi exit pool dan quick count sudah kita lihat semuanya, tetapi kita harus bersabar menunggu perhitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu.

Jokowi kemudian juga berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu serta seluruh pihak yang bertugas atas terselenggaranya Pemilu tahun ini. Ia tak menyinggung kubu 02 sama sekali, dan tak ada pernyataan lain tentang hasil quick count darinya.

"Kita semuanya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPU, Bawaslu, DKPP, sehingga proses pesta demokrasi pileg dan pilpres tadi pagi telah berjalan dengan jujur dan adil," tambah Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Usir Sandiaga Semalam karena Tak Setuju Deklarasi Menang 62 Persen?

Prabowo Usir Sandiaga Semalam karena Tak Setuju Deklarasi Menang 62 Persen?

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:53 WIB

Ancaman Rusuh hingga Kaum Konservatif, Sorotan Media Asing usai Quick Count

Ancaman Rusuh hingga Kaum Konservatif, Sorotan Media Asing usai Quick Count

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:52 WIB

Andi Arief Tuding Wiranto Bikin Makin Panas karena Sebut Jokowi Menang

Andi Arief Tuding Wiranto Bikin Makin Panas karena Sebut Jokowi Menang

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:42 WIB

Dinyatakan Menang Quick Count, Jokowi Langsung Rapat dengan Menteri

Dinyatakan Menang Quick Count, Jokowi Langsung Rapat dengan Menteri

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:16 WIB

Fahri Hamzah: Kalau Pakai Sistem Amerika, Prabowo - Sandiaga Menang Mutlak

Fahri Hamzah: Kalau Pakai Sistem Amerika, Prabowo - Sandiaga Menang Mutlak

News | Kamis, 18 April 2019 | 10:57 WIB

Terkini

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Video | Selasa, 15 September 2026 | 13:54 WIB

×