Laga Persija Tanpa Penonton, 'Gelora Buat Kampanye' Jadi Trending Topic

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara
Laga Persija Tanpa Penonton, 'Gelora Buat Kampanye' Jadi Trending Topic
Konvoi Persija Jakarta diiringi ratusan ribu Jakmania (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Laga Persija kontra Ceres-Negros yang digelar tanpa penonton membuat para pendukung kecewa dan meluapkan kekesalan di media sosial

Suara.com - Laga Persija versus Ceres-Negros yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (23/4/2019) digelar tanpa penonton. Kekecewaan para pendukung Persija atau disebut Jakmania pun memuncak hingga muncul topik Gelora Buat Kampanye (GBK) dan menjadi trending topic di Twitter.

Laga Persija kontra Ceres-Negros menjadi laga cukup penting sebab menjadi peluang bagi Indonesia agar bisa melenggang menuju semifinal Asia Tenggara Piala AFC 2019. Tapi, melalui surat dari kepolisian bernomor SI/YANMAS/172/IV/YAN2.1/2019/Bantelkam tanggal 22 April 2019 memutuskan untuk memberikan izin Persija bermain tanpa penonton.

Sejumlah Jakmania yang telah membeli tiket pertandingan pun kecewa berat lantaran batal menyaksikan aksi Macan Kemayoran, sebutan Persija, di lapangan hijau.

Mereka pun membandingkan dengan perizinan untuk acara konser hingga kampanye yang dilakukan oleh kedua pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf dan capres nomor urut 02 Prabowo-Subianto yang mudah didapatkan.

Sementara, perizinan untuk perhelatan acara olahraga yang menjadi fungsi utama stadion dinilai sulit untuk didapatkan. Para penonton yang kecewa pun mengganti nama Gelora Bung Karno menjadi Gelora Buat Kampanye dan Gelora Buat Konser. 

Dari hasil penelusuran Suara.com, Selasa (23/4/2019), topik Gelora Buat Kampanye telah menduduki posisi kelima sebagai topik terhangat yang paling banyak dibicarakan. Tak hanya itu, topik Tanpa Penonton juga masuk dalam 10 besar topik terhangat yang paling banyak dibicarakan di Twitter.

Tak sedikit warganet yang meluapkan kekesalan mereka batal menyaksikan laga Persija melalui sosial media. Mereka menilai pemerintah telah mengalihkan fungsi utama stadion untuk kegiatan olahraga menjadi kegiatan kampanye ataupun konser.

"Percuma SUGBK direnovasi kalau cuma buat kampanye sama konser. GBK? Gelora Buat Kampanye apa Gelora buat Kampanye? Polisi Jakarta sungguh lemah. Maaf Bung Karno penerusmu sungguh lucu," kata @akbarabayyyyy.

"Kalau dibuat kampanye izinnya lancar tapi kalau dibuat sepakbola izinnya gak keluar-keluar. Ini Gelora Bung Karno apa Gelora Buat Kampanye," ujarv @ibuuul_.

"GBK giliran buat kampanye sama konser aja welcome banget. Giliran buat fungsi utama (sepak bola) kaga boleh nonton. Jadi ini GBK ini Gelora Bung Karno apa Gelora Buat Kampanye atau Konser?" ungkap @atmojoman.

"Gelora Buat Kampanye percuma punya stadion bagus kalau bukan buat sports!! Buat apa dibangun, jangan-jangan Stadion BMW nanti gak boleh dipake nonton bola juga? Sudah gile apa!!" cuit @bro_dann.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS