Prabowo Meninggal, 2 Jatah Nasi Kotak di TPS Tak Dimakan

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 24 April 2019 | 13:48 WIB
Prabowo Meninggal, 2 Jatah Nasi Kotak di TPS Tak Dimakan
Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (dok Keluarga)

Suara.com - Sebelum Prabowo meninggal, dia tidak sempat memakan dua jatah nasi kotaknya yang disediakan panitia pemungutan suara. Prabowo meninggal karena kelelahan hingga kena serangan jantung saat mengawal proses pencoblosan.

Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Prabowo yang berusia 57 tahun itu meninggal karena kelelahan selama bertugas. Menurut Istri Prabowo, Sukaesih (58), Prabowo sudah bekerja keras menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 009 sejak tiga hari sebelum waktu pemungutan suara, 14 April 2019.

Anak Prabowo, Inez (22), mengatakan ayahnya itu tidak memakan dua jatah nasi kotak untuk siang dan malam hari. Inez mengaku sudah menyarankannya untuk makan tapi Prabowo menolak dengan alasan tanggung hingga penghitungan selesai.

"Saya lihat nasi kotak punya dia dua kotak belum di makan. Saya bilang Papa makan dulu tapi katanya nanggung. Padahal panitia lain sudah pada makan," jelas Inez di rumahnya, Pisangan Baru Matraman, Jakarta Timur (24/4/2019).

Selama masa pencoblosan, Prabowo sudah terlihat kelelahan dan terus lanjut mengerjakan tugasnya sampai pemungutan suara selesai pukul 13.00 WIB. Lanjut ke perhitungan suara, Prabowo terus memimpin prosesnya dengan baik sampai selesai.

Proses perhitungan baru selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Usai suara dihitung dan dimasukan kembali ke kotak suara, Prabowo juga lanjut mengantar kotak suara ke Kecamatan sampai pukul 10.00 WIB.

Hingga akhirnya 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

Prabowo akhirnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) pagi. Prabowo meninggalkan istri, satu anaknya. Menurut Inez, berdasarkan keterangan dokter RSUD Matraman, Prabowo kelelahan dan serangan jantung mendadak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, 1 Hari Tak Makan Urus Pemilu

Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, 1 Hari Tak Makan Urus Pemilu

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:22 WIB

Prabowo Meninggal Kena Serangan Jantung saat Kawal Proses Pencoblosan

Prabowo Meninggal Kena Serangan Jantung saat Kawal Proses Pencoblosan

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:10 WIB

Nihil Riwayat Sakit, Ketua KPPS di Sleman Mendadak Meninggal Sehabis Pemilu

Nihil Riwayat Sakit, Ketua KPPS di Sleman Mendadak Meninggal Sehabis Pemilu

Jogja | Rabu, 24 April 2019 | 10:26 WIB

PBNU Doakan Petugas KPPS Meninggal dalam Tugas Diampuni Dosanya

PBNU Doakan Petugas KPPS Meninggal dalam Tugas Diampuni Dosanya

News | Rabu, 24 April 2019 | 08:06 WIB

119 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Menkes Sesalkan Beban Kerja 24 Jam

119 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Menkes Sesalkan Beban Kerja 24 Jam

Health | Rabu, 24 April 2019 | 05:43 WIB

Terkini

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

×