Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 25 April 2019 | 10:51 WIB
Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK
Eks Ketua MK Mahfud MD usai menghadiri launching buku di kawasan Jaksel. (Suara.com/Chyntia S.B)

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memprediksi berbagai serangan dan tudingan kecurangan yang marak ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI nantinya akan bergulir dan menyasar ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mahfud MD menilai hal itu sudah menjadi ritual setiap pemilu dilaksanakan.

Menurut Mahfud, selama proses penghitungan suara berbagai serangan dan tudingan akan kecurangan akan terus ditujukan kepada KPU RI. Ia pun memprediksi tudingan kecurangan itu akan bergulir sampai dengan hasil pemetaan rekapitulasi penghitungan suara nasional yang selesai pada 22 Mei mendatang.

"Tudingan selalu ada. Ritualnya itu, KPU diserang terus sampai nanti (penetapan hasil suara)," kata Mahfud di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019) malam.

Kemudian, berbagai serangan dan tudingan kecurangan yang coba mendelegitimasi KPU RI itu nantinya akan bergeser menyasar MK. Tuding dan serangan itu akan muncul saat berlangsungnya penanganan terkait sengketa hasil pemilu.

"Nanti tanggal 23 Mei (setelah penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional), serangan akan berbalik. Tadinya ke KPU jadi ke MK. Tuduhannya misalnya hakim MK disuap lah, dia berpihak sama ini lah," ujar dia.

Apa yang disampaikan oleh Mahfud bukan tanpa alasan. Sebab, Mahfud mengaku mengalami sendiri tuduhan-tuduhan tersebut saat dirinya yang menjadi Ketua MK sekaligus hakim konstitusi yang menangani sejumlah kasus pada periode 2008-2013.

Bahkan, Mahfud mengatakan dalam salah satu kasusnya, ia pernah dituduh menerima suap Rp 4 miliar saat MK menangani sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada 2011 silam.

"Pengalaman saya bertahun-tahun begitu. Itu ritual politik. Lihat saja nanti," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:34 WIB

Sindiran Pedas PSI Saat Suara Prabowo Bertambah 600 di TPS 7 Cilowong

Sindiran Pedas PSI Saat Suara Prabowo Bertambah 600 di TPS 7 Cilowong

News | Kamis, 25 April 2019 | 09:37 WIB

Update Real Count KPU Pukul 09.00 WIB: Jokowi 55,91% - Prabowo 44,09%

Update Real Count KPU Pukul 09.00 WIB: Jokowi 55,91% - Prabowo 44,09%

News | Kamis, 25 April 2019 | 09:25 WIB

Jawaban Telak KPU Saat BPN Prabowo Menyebut Ada 13 Juta 'Pemilih Gila'

Jawaban Telak KPU Saat BPN Prabowo Menyebut Ada 13 Juta 'Pemilih Gila'

News | Kamis, 25 April 2019 | 08:40 WIB

Terkini

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

×