Dukung Kapitra Ampera, Kicauan Karni Ilyas: Asyik Juga Jadi Orang Dungu

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 01 Mei 2019 | 16:17 WIB
Dukung Kapitra Ampera, Kicauan Karni Ilyas: Asyik Juga Jadi Orang Dungu
Kapitra Ampera, politikus PDI Perjuangan. (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Wartawan senior Karni Ilyas menyatakan dukungannya pada Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera untuk menjadi Jaksa Agung.

Namun, pernyataan itu ia sertai dengan analogi bernada satire dan diakhiri dengan kalimat yang meyakinkan, seolah dirinya benar-benar memberikan dukungan untuk ahli hukum yang telah pindah haluan ke kubu capres petahana Joko Widodo (Jokowi) itu.

"Mohon maaf, saya mendukung Pak Kapitra Ampera jadi Jaksa Agung yad. Hanya beliau orang Indonesia yang mampu berubah dari Kuda Troya jadi Kotak Pandora. Di tangan beliau sebagai Jaksa Agung saya percaya penegakan hukum akan semakin baik," cuit Presiden Indonesia Lawyers CLub (ILC) itu, Rabu (1/5/2019).

Pernyataan dukungan tersebut rupanya dianggap serius oleh sejumlah warganet.

Salah satunya pengguna akun @pontilism. Membaca kicauan Karni Ilyas, ia mengira bahwa akun @karniilyas itu telah diretas.

"Apakah akun ini sedang di-hack?" tanya @pointilism.

Karni Ilyas kemudian menjawab dengan pernyataan bahwa akunnya tidak sedang di-hack.

Lebih lanjut, ia memberi penjelasan yang mengandung sarkasme. Dirinya mengaku tengah menikmati asyiknya menjadi orang dungu.

"Saya pastikan akun saya tidak di-hack. Saya cuma lagi mencoba menikmati jadi orang dungu. Ternyata asyik juga. Maaf," ungkap Karni Ilyas.

baca juga

Diberitakan sebelumnya pada Selasa (30/4/2019), Kapitra Ampera mengaku tak mau melenggang ke Senayan meskipun perolehan suara untuknya pada Pemilu 2019 mencukupi.

Mantan kuasa hukum pentolan Fornt Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tersebut mengatakan, lebih menginginkan jabatan sebagai Jaksa Agung jika paslon 01 Jokowi-Maruf terpilih pada Pilpres 2019.

Menurut keterangan Kapitra Ampera, alasan dirinya ogah menjabat di DPR berkaitan dengan rumor bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) meminta jatah pucuk pemimpin DPR dan MPR ke Jokowi, setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Presiden Jokowi di istana pada pekan lalu.

"Tapi saya tak maulah jadi anak buah PAN, iya kan? Saya jadi Jaksa Agung sajalah," kata Kapitra Ampera saat dihubungi Suara.com, Selasa (30/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Susi Minta MA Kapal Illegal Fishing Tak Dilelang Tapi Dimusnahkan

Menteri Susi Minta MA Kapal Illegal Fishing Tak Dilelang Tapi Dimusnahkan

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 12:59 WIB

Real Count KPU di Kampung Bung Karno: Jokowi Taklukan Prabowo

Real Count KPU di Kampung Bung Karno: Jokowi Taklukan Prabowo

Jatim | Selasa, 30 April 2019 | 21:19 WIB

Kapitra Ampera Minta Jatah ke Jokowi: Saya Mau Jadi Jaksa Agung

Kapitra Ampera Minta Jatah ke Jokowi: Saya Mau Jadi Jaksa Agung

News | Selasa, 30 April 2019 | 17:51 WIB

Situng KPU Selasa Sore: Selisih 10,7 Juta, Prabowo Makin Sulit Uber Jokowi

Situng KPU Selasa Sore: Selisih 10,7 Juta, Prabowo Makin Sulit Uber Jokowi

News | Selasa, 30 April 2019 | 17:03 WIB

Terkini

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB