Tutup Media dan Pantau Ucapan Tokoh, Wiranto Disebut Sedang Gali Kuburan

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Selasa, 07 Mei 2019 | 09:00 WIB
Tutup Media dan Pantau Ucapan Tokoh, Wiranto Disebut Sedang Gali Kuburan
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Umay Saleh)

Suara.com - Mantan pejabat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu merespon dua rencana Menkopolhukam Wiranto terkiat penutupan media, serta pembentukan tim hukum penyeleksi ucapan tokoh-tokoh.

Menurut Said, apa yang dicanangkan Wiranto tersebut bukan lagi sebuah program atau rencana semata. Melainkan, ia menilai bahwa dua hal yang digaungkan Wiranto merupakan bentuk ancaman terhadap para tokoh dan media.

Dalam akun Twitter @msaid_didu, ia turut menjabarkan dua ancaman Wiranto tersebut.

"Hari ini pak Menkopolhukam mengeluarkan 2 "ancaman" : 1) menutup media yang dianggap menyiarkan hal yang melanggar hukum 2) membentuk tim hukum nasional untuk memantau ucapan tokoh," tulis Said Didu seperti dikutip Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Said lantas menyebut bahwa nantinya aturan tersebut hanya akan menjadi sebuah pasal karet tanpa tujuan dan penegakan hukum yang jelas. Ia juga menanyakan maksud dan tujuan Wiranto perihal ancamannya.

"Kedua ancaman tersebut adalah pasal karet. Apakah ini kuburan demokrasi sedang digali?" ujar Said Didu.

Diketahui, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto menegaskan, bakal membentuk Tim Hukum Nasional untuk mengkaji ujaran-ujaran kebencian, hasutan, dan bentuk-bentuk lainnya yang beredar pada masa kampanye dan seusai Pemilu 2019.

Wiranto menuturkan, tim khusus tersebut dibutuhkan, karena ujaran-ujaran kebencian maupun hasutan justru semakin marak setelah pelaksanaan hari pemungutan suara Pemilu dan Pilpres 2019 pada 17 April lalu.

"Hasil rapat salah satunya kami membentuk tim hukum nasional yang akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh tertentu. Siapa pun dia, yang nyata-nyata melanggar dan melawan hukum," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

baca juga

Wiranto menyebut banyak kejadian melanggar hukum selama masa kampanye hingga pascapemilu 2019. Menurut Wiranto, kejadian itu bahkan juga terjadi di media sosial lewat ujaran seperti hasutan, cacian dan makian.

Wiranto juga menganggap hal-hal yang melanggar hukum semisal ujaran kebencian dan hasutan semakin tersebar lewat media. Ia menegaskan akan menutup media yang membantu dalam tindakan yang melanggar hukum.

"Media mana yang nyata-nyata membantu melakukan suatu pelanggaran hukum. Kalau perlu kita hentikan, kita tutup nggak apa-apa demi keamanan nasional. Ada UU, hukum yang ijinkan kita lakukan itu," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buru Tokoh-tokoh Penghasut, Menkopolhukam Bentuk Tim Hukum Nasional

Buru Tokoh-tokoh Penghasut, Menkopolhukam Bentuk Tim Hukum Nasional

News | Senin, 06 Mei 2019 | 18:49 WIB

Pasca Pemilu, Wiranto Sebut Akan Tindak Penghasut yang Ancam Keamanan

Pasca Pemilu, Wiranto Sebut Akan Tindak Penghasut yang Ancam Keamanan

News | Senin, 06 Mei 2019 | 12:55 WIB

Said Didu: Saya Tantang Siapa pun yang Sebut Pemilu Tidak Curang!

Said Didu: Saya Tantang Siapa pun yang Sebut Pemilu Tidak Curang!

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Review The Husband: Pernikahan Retak yang Berubah Jadi Cerita Penuh Misteri

Review The Husband: Pernikahan Retak yang Berubah Jadi Cerita Penuh Misteri

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru

Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru

Sumut | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Rusun di Jakarta Bakal Terintegrasi dengan Sekolah, Pasar, hingga Halte Transportasi

Rusun di Jakarta Bakal Terintegrasi dengan Sekolah, Pasar, hingga Halte Transportasi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Tayang 2027, Ini Jajaran Pemain Utama Film Akgu: The Secret of the Moon

Tayang 2027, Ini Jajaran Pemain Utama Film Akgu: The Secret of the Moon

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Ribuan Warga Solo Serbu Meet & Greet Harusnya Horror, Reza Arap: Senang Banget!

Ribuan Warga Solo Serbu Meet & Greet Harusnya Horror, Reza Arap: Senang Banget!

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia

Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Pengguna Qlola Tumbuh 42,6 Persen, BRI Hadirkan Tampilan Baru untuk Nasabah Bisnis

Pengguna Qlola Tumbuh 42,6 Persen, BRI Hadirkan Tampilan Baru untuk Nasabah Bisnis

Kalbar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Bias dalam Rekrutmen: Mengapa Status Pernikahan Membatasi Peluang Kerja?

Bias dalam Rekrutmen: Mengapa Status Pernikahan Membatasi Peluang Kerja?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:50 WIB

BRI Group Raih Enam Penghargaan Bergengsi di Asia's Best Companies dan Finance Asia 2026

BRI Group Raih Enam Penghargaan Bergengsi di Asia's Best Companies dan Finance Asia 2026

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis

Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis

Batam | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:49 WIB

×