Pasca Pemilu, Wiranto Sebut Akan Tindak Penghasut yang Ancam Keamanan

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 06 Mei 2019 | 12:55 WIB
Pasca Pemilu, Wiranto Sebut Akan Tindak Penghasut yang Ancam Keamanan
Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di kantor Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di kantor Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat. Pembahasan pada Rakortas ini bertujuan membahas pelanggaran hukum pada masa kampanye hingga pasca Pemilu.

Rapat tingkat menteri ini juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Ari Dono.

Dalam sambutannya, Wiranto selaku pemimpin rapat menyebut Rakortas ini sebagai bentuk komitmen bersama penegak hukum dan digelar untuk mengawal kondisi nasional selama perhelatan Pemilu.

"Karena ada dinamika kondisi nasional yang perlu terus kita kawal, kondisi nasional yang harus kita perlu terus lakukan langkah antisipasi," ujar Wiranto di Kantornya, Senin (6/5/2019).

Wiranto mengatakan selama masa Pemilu telah terjadi banyak kejadian yang menganggu ketertiban dan keamanan nasional. Termasuk di media sosial, menurut Wiranto banyak hal yang membuat masyarakat menjadi tidak nyaman.

"Ada ancaman, hasutan, ini kata-kata sudah mengarah kepada suatu yang membuat keamanan nasional terganggu yang membuat kenyamanan masyarakat terganggu," jelas Wiranto.

Wiranto mengatakan ia tidak akan mentoleril tindakan-tindakan tersebut. Rapat ini disebut Wiranto akan mengategorikan hal-hal yang menganggu keamanan untuk segera ditindak. Wiranto berharap rapat ini juga menjadi peringatan bagi pihak yang seenaknya melawan hukum agar tidak melakukannya lagi.

"Sekali lagi menegaskan mana-mana yang sudah melanggar hukum harus kita tindak. Tidak perlu kita tunda-tunda. Sehingga nanti merupakan suatu peringatan bagi pihak-pihak tertentu," pungkas Wiranto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Cek Langsung Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 di KPU

DPR Cek Langsung Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 di KPU

DPR | Senin, 06 Mei 2019 | 09:13 WIB

Fahri Hamzah Bandingkan Petugas KPPS Wafat dengan Panitia Kondangan?

Fahri Hamzah Bandingkan Petugas KPPS Wafat dengan Panitia Kondangan?

News | Senin, 06 Mei 2019 | 08:50 WIB

Ulama MCM: Masyarakat Jangan Mau Diajak Cara-cara Melawan Konsitusi Negara

Ulama MCM: Masyarakat Jangan Mau Diajak Cara-cara Melawan Konsitusi Negara

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 14:47 WIB

TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU

TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 09:17 WIB

Zulkifli Hasan Kumpulkan Petinggi PAN Bahas Evaluasi Pemilu 2019

Zulkifli Hasan Kumpulkan Petinggi PAN Bahas Evaluasi Pemilu 2019

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×