Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPR soal Ratusan KPPS Meninggal

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 08 Mei 2019 | 14:15 WIB
Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPR soal Ratusan KPPS Meninggal
Situasi Rapat Paripurna DPR RI. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat paripurna pembukaan masa persidangan V untuk tahun sidang 2018-2019 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (8/5/2019). Hujan interupsi dari sejumlah anggota fraksi warnai jalannya rapat tersebut terkait banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia setelah bertugas pada Pemilu 2019.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) didampingi pimpinan DPR lainnya. Dalam pidatonya, Bamsoet menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota-anggota KPPS setelah bertugas.

"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota Dewan, saya menyatakan bela sungkawa yang sangat mendalam atas meninggalnya para pahlawan demokrasi yang telah menjalankan tugas dengan tulus, sehingga mengorbankan jiwa dan nyawanya," kata Bamsoet.

Bamsoet menjelaskan bahwa Pemilu 2019 berbeda dengan pemilu sebelumnya lantaran sistem pelaksanaannya yang dilakukan secara serentak baik Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif. Meskipun begitu, DPR mencatat setidaknya ada 144 anggota KPPS yang meninggal dunia pada Pemilu 2014 tanpa diberi santunan.

Hal tersebut menjadi catatan bagi Komisi II sampai akhirnya jumlah pemilih di setiap TPS pada pemilu kali ini dikurangi menjadi 300 pemilih.

Bamsoet juga mendapatkan informasi beragamnya penyebab anggota KPPS tersebut meninggal dunia.

"Selain faktor umur, riwayat kesehatan, beban kerja serta tekanan psikologis di mana semua pihak ingin menang juga ikut memberi andil salah satu penyebab petugas di lapangan meninggal dunia," ujarnya.

Setelah Bamsoet memberikan pidatonya, sejumlah anggota fraksi mengajukan interupsi, salah satunya anggota DPR dari Fraksi PKS, Ledia Hanifah yang mengajak seluruh anggota DPR untuk membuat panitia khusus (pansus) guna mengusut penyebab banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia.

"Hak angket dapat dilakukan untuk menyelidiki suatu kasus yang selanjutnya dapat dibentuk pansus, dalam hal ini F-PKS mengajak untuk membentuk pansus terkait penyelenggaraan pemilu," ujarnya.

baca juga

Interupsi lainnya datang dari anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono. Bambang mendukung pernyataan dari Ledia untuk segera dibentuk pansus pasca Pemilu 2019. Bambang mengatakan jika perlu diadakannya investigasi yang mengusut banyaknya korban daei penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Jadi kami sangat mendukung pansus pemilu dan mohon dapat segera dibentuk, sehingga tidak terus-menerus terjadi kecelakaan seperti sekarang," tandas Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curiga KPPS Wafat karena Diracun, KPU: Fahri Sudah Takziah Belum?

Curiga KPPS Wafat karena Diracun, KPU: Fahri Sudah Takziah Belum?

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 13:04 WIB

Jejak Digital Dokter Ani Hasibuan yang Sebut Tak Ikut Kubu Politik Manapun

Jejak Digital Dokter Ani Hasibuan yang Sebut Tak Ikut Kubu Politik Manapun

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 12:46 WIB

Pimpinan KPU Ladeni Fahri Hamzah TwitWar Gugurnya Ratusan KPPS

Pimpinan KPU Ladeni Fahri Hamzah TwitWar Gugurnya Ratusan KPPS

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 11:18 WIB

Dipotong Adian Napitupulu, Rocky Gerung Sampai Bilang 'Sabar Tuan Besar'

Dipotong Adian Napitupulu, Rocky Gerung Sampai Bilang 'Sabar Tuan Besar'

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:44 WIB

Tuding Dokter Sebut Kerja KPPS 'Nyatet-nyatet', Adian Napitupulu Naik Pitam

Tuding Dokter Sebut Kerja KPPS 'Nyatet-nyatet', Adian Napitupulu Naik Pitam

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 09:43 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×