Tuding Dokter Sebut Kerja KPPS 'Nyatet-nyatet', Adian Napitupulu Naik Pitam

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 08 Mei 2019 | 09:43 WIB
Tuding Dokter Sebut Kerja KPPS 'Nyatet-nyatet', Adian Napitupulu Naik Pitam
Adian Napitupulu saat konferensi pers perihal pengusiran Adian, di Jalan Cemara No19 ,Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/9). [suara.com/Rengga Satria]

Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu menyoroti pernyataan dokter Ani Hasibuan yang dinilai merendahkan dan menghakimi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Pendapat tersebut disampaikan oleh Adian Napitupulu dalam acara Catatan Demokrasi Kita TV One dengan tema 'Misteri Kematian Ratusan Petugas KPPS' yang ditayangkan pada Selasa (7/5/2019) malam.

Ketika ditanya oleh pembawa acara Andromeda Mercury terkait pernyataan dokter yang dinilai menghakimi, Adian Napitupulu pun menjawab:

"Pernyataan yang 'apa sih kerjaan KPPS cuma nyatet-nyatet kok bisa meninggal?' Statement itu berbahaya. Ada 7 kali 800 ribu TPS," ujar Adian Napitupulu dengan nada tinggi.

Namun, Ani Hasibuan yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut membantahnya. Dia mengatakan bukan itu poin yang dimaksud olehnya.

"Bukan itu poin saya bang Adian, jangan diterusin," ujar Ani Hasibuan memotong pernyataan Adian Napitupulu.

Namun, Adian Napitupulu tidak peduli. Dia terus berbicara mengimbau agar Ani Hasibuan hanya menyampaikan analisis medisnya, tidak dibumbui dengan pernyataan tendensius.

"Mau poinnya bukan itu atau tidak itu, jangan masuk pada wilayah itu. Bicaralah dalam analisa medis, jangan berbicara 'apa sih kerja KPPS hanya nyatet-nyatet saja'. Itu sudah di luar dari kapasitas dokter menyampaikan analisa medisnya," ujar Adian Napitupulu.

Adian Napitupulu pun menjabarkan pekerjaan anggota KPPS yang bukan hanya mencatat, melainkan harus berkeliling membagikan surat suara, menjaga tempat pemungutan suara (TPS) hingga mengisi banyak formulir.

baca juga

"Kapasitas KPPS bukan hanya nyatet-nyatet bu dokter. Dia harus jalan keliling, membagikan kertas suara, menjaga TPS, mengisian sekian puluh formulir dikalikan 19 partai. Jangan kita sederhanakan, 'kerjanya apa sih cuma nyatet-nyatet'," tutur Adian Napitupulu.

Menurut Adian, dirinya tidak membantah analisis medis dari seorang dokter karena tidak memiliki kapasitas untuk itu. Tapi, dia membantah pernyataan Ani Hasibuan yang dinilai tendensius sehingga merontokkan objektivitas seorang dokter.

Namun, pernyataan Adian Napitupulu dibantah oleh Ani Hasibuan. Dia mengaku tidak memiliki tendensi untuk meremehkan atau merendahkan pekerjaan orang lain.

"Saya tidak punya tendensi. Ketua KPU mengatakan meninggal karena kelelahan. Kematian hanya karena dua. Pertama, kematian karena jantungnya berhenti. Yang kedua, karena batang otaknya berhenti. Dan, itu tidak bisa terjadi hanya karena kelelahan murni," ujar Ani Hasibuan.

Adian Napitupulu memotong dan kembali mengatakan bahwa bukan itu yang dipersoalkan. Kemudian Ani Hasibuan menyemprot Adian Napitupulu yang minta penjelasan medis. "Lho katanya meminta penjelasan medis," kata Ani Hasibuan.

Lagi, Adian Napitupulu menegaskan dirinya mempermasalahkan pernyataan Ani Hasibuan yang dinilai meremehkan dan menghakimi pekerjaan dari petugas KPPS.

Namun, itu dibantah oleh Ani Hasibuan. Menurut Ani Hasibuan, dirinya merasa tidak meremehkan pekerjaan para petugas KPPS. "Saya hanya membaca tugas KPPS berdasarkan undang-undang," ujar Ani Hasibuan.

Adian Napitupulu pun berkata dengan nada tinggi dan emosi, "Jangan ada kesombongan profesi, hingga sampai merendahkan pekerjaan orang lain."

Namun, Ani Hasibuan tidak ambil pusing. "Nggak, saya nggak meremehkan kok. Bodo," ujar Ani Hasibuan merasa lelah dengan debat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Petugas KPPS Gugur, Mantan Jubir Gus Dur: Libatkan Komnas HAM PBB

Ratusan Petugas KPPS Gugur, Mantan Jubir Gus Dur: Libatkan Komnas HAM PBB

News | Senin, 06 Mei 2019 | 11:03 WIB

Fahri Hamzah Bandingkan Petugas KPPS Wafat dengan Panitia Kondangan?

Fahri Hamzah Bandingkan Petugas KPPS Wafat dengan Panitia Kondangan?

News | Senin, 06 Mei 2019 | 08:50 WIB

Petugas KPPS Berguguran, Rachel Maryam: Tembus 500 Orang?

Petugas KPPS Berguguran, Rachel Maryam: Tembus 500 Orang?

News | Senin, 06 Mei 2019 | 08:40 WIB

Jasad Petugas KPPS Gugur di Pemilu 2019 Bisa Diautopsi, Asal...

Jasad Petugas KPPS Gugur di Pemilu 2019 Bisa Diautopsi, Asal...

Jabar | Sabtu, 04 Mei 2019 | 11:24 WIB

KPU Paling Update: 424 Petugas KPPS Pemilu dan Pilpres 2019 Meninggal Dunia

KPU Paling Update: 424 Petugas KPPS Pemilu dan Pilpres 2019 Meninggal Dunia

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya

Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya

Riau | Senin, 02 November 2026 | 19:09 WIB

GEO Singkatan dari Apa? Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan SEO

GEO Singkatan dari Apa? Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan SEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:09 WIB

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

×