Ratusan Perusuh Serang Masjid, Sri Lanka Berlakukan Jam Malam

Bangun Santoso

Selasa, 14 Mei 2019 | 10:26 WIB
Ratusan Perusuh Serang Masjid, Sri Lanka Berlakukan Jam Malam
Mengantisipasi kerusuhan aparat keamanan di Sri Lanka memberlakukan jam malam. (AFP)

Suara.com - Polisi di Sri Lanka pada hari Senin (13/5) menggunakan gas airmata terhadap gerombolan orang yang menyerang masjid dan toko-toko milik Muslim dan memberlakukan larangan keluar di seluruh negeri.

Huru-hara dan kekerasan yang terjadi hari Senin merupakan kekerasan sektarian terburuk sejak pengeboman yang dilakukan militan Islamis pada hari Paskah. Waktu itu militan menyerang hotel, gereja sebagian besar di Kolombo menewaskan lebih dari 250 orang dan ISIS mengaku bertanggungjawab. Ini mengobarkan rasa takut bisa memicu pembalasan terhadap Muslim yang minoritas di Sri Lanka.

Hari Senin Muslim di beberapa bagian di propinsi Barat Laut mengatakan untuk hari kedua gerombolan orang menyerang masjid dan merusak toko serta bisnis milik Muslim.

"Serangan dilakukan ratusan perusuh sedang polisi dan tentara hanya menyaksikan. Mereka membakar masjid kami dan merusak banyak toko milik Muslim,” kata seorang penduduk daerah Kottampitiya lewat telepon kepada kantor berita Reuters yang dikutip VOA Indonesia.

“Kalau kami mencoba keluar, polisi meminta kami tetap berada di dalam rumah,” tambahnya.

Polisi memberlakukan larangan keluar di seluruh negeri dari pukul 9 malam sampai 4 pagi, kata juru bicara Ruwan Gunasekera. Pemerintah melarang sementara jaringan media sosial serta aplikasi pesan seperti WhatsApp menyusul bentrokan di satu bagian negeri yang ditelusur bermula dari pertikaian di Facebook.

Polisi mengatakan pihaknya juga menggunakan gas airmata untuk membubarkan gerombolan perusuh di beberapa tempat di propinsi North Western.

Banyak warga Muslim yang cemas dan gelisah tetap berdiam di rumah. Tetapi orang-orang muda sebagian membawa batangan besi masih terus berkeliaran dengan sepeda-motor kendatipun ada larangan keluar.

Pecahan kaca bertebaran di masjid Abrar di kota Kiniyama yang diserang malam sebelumnya. Semua jendela dan pintu masjid itu dipecahkan dan puluhan kitab suci Al Quran diserakkan di lantai.

baca juga

Seorang pengurus masjid mengatakan, serangan terjadi ketika sejumlah orang termasuk beberapa biksu Budha menuntut polisi menggeledah masjid setelah tentara memeriksa satu danau seluas 43 hektar di dekatnya. Yang berwenang mengatakan danau dan sumur digunakan untuk menyembunyikan senjata.

Muslim di Sri Lanka mendekati 10 persen dari jumlah penduduk 22 juta orang yang umumnya suku Sinhala dan beragama Budha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Orang Ditahan Usai Serangan Massa ke Toko Muslim di Sri Lanka

2 Orang Ditahan Usai Serangan Massa ke Toko Muslim di Sri Lanka

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 09:51 WIB

Sri Lanka Peringatkan Serangan Susulan Militan Berseragam Militer

Sri Lanka Peringatkan Serangan Susulan Militan Berseragam Militer

News | Senin, 29 April 2019 | 15:19 WIB

ISIS Bom Gereja saat Paskah, Wanita Muslim Sri Lanka Dilarang Pakai Cadar

ISIS Bom Gereja saat Paskah, Wanita Muslim Sri Lanka Dilarang Pakai Cadar

News | Senin, 29 April 2019 | 13:30 WIB

Belasan Jasad Bergelimpangan Usai Baku Tembak di Sri Lanka

Belasan Jasad Bergelimpangan Usai Baku Tembak di Sri Lanka

News | Minggu, 28 April 2019 | 07:09 WIB

Korban Tewas Bom Sri Lanka Direvisi, Jumlahnya Turun 100

Korban Tewas Bom Sri Lanka Direvisi, Jumlahnya Turun 100

News | Jum'at, 26 April 2019 | 11:03 WIB

Terkini

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

×