- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Bareskrim Polri mengusut tuntas pihak pembeking WNA India.
- Bareskrim Polri menggerebek dua apartemen di Jakarta dan menangkap dua WNA India terkait penyelundupan emas ilegal pada 16 Agustus 2026.
- Jaringan penambangan dan penyelundupan emas ilegal tersebut telah beroperasi selama dua bulan dengan hasil produksi mencapai 30 kilogram per hari.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat penegak hukum mengusut pihak yang diduga membekingi warga negara India dalam kasus dugaan penyelundupan emas ilegal.
"Sudah pelakunya WNA India, ilegal pula. Apalagi produksinya sampai puluhan kilogram per hari, jadi tidak mungkin ini hanya kerja satu-dua orang. Maka saya minta semua pihak yang terlibat, termasuk jika ada WNI maupun oknum yang membekingi, harus diusut sampai tuntas," kata Sahroni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Ia meminta penindakan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi menyasar seluruh pihak yang terlibat dalam rantai aktivitas ilegal tersebut.
"Pokoknya jangan berhenti di pelaku lapangan. Putus seluruh rantainya dari hulu sampai hilir, siapa yang menambang, mengolah, menampung, membekingi, sampai yang hendak menyelundupkan, semuanya harus ditindak tegas. Kekayaan alam Indonesia harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan negara dan masyarakat," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Sahroni juga mendorong semua pihak menjaga kekayaan alam Indonesia agar tidak dicuri dan dimanfaatkan secara ilegal oleh pihak tertentu.
Ia mengapresiasi Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri yang mengungkap dugaan jaringan penambangan emas ilegal yang hasilnya diduga akan diselundupkan ke Dubai.
"Saya apresiasi langkah tegas Bareskrim membongkar aktivitas emas ilegal ini," katanya.
Sebelumnya, Dittipidter Bareskrim Polri menggerebek dua unit apartemen pada Minggu (16/8) dan mengamankan dua warga negara India yang diduga terkait jaringan penambangan emas ilegal.
Jaringan tersebut diduga telah beroperasi sekitar dua bulan dan mampu menghasilkan emas sekitar 30 kilogram per hari.