Komikus Jepang Sindir Pemilu 2019 Telan Ratusan Nyawa Petugas KPPS

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 14 Mei 2019 | 14:43 WIB
Komikus Jepang Sindir Pemilu 2019 Telan Ratusan Nyawa Petugas KPPS
Komik karya Onan Hiroshi yang menyindir Pemilu 2019 di Indonesia (Twitter)

Suara.com - Komikus asal Jepang Onan Hiroshi menyindir jalannya Pemilu 2019 di Indonesia yang menelan begitu banyak nyawa para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Onan Hiroshi menuangkan bentuk sindiran tersebut lewat komik.

Komik sindiran tersebut diunggah melalui akun jejaring sosial Twitter @hiroshionan. Dalam komik tersebut, ia menyebutnya bahwa pra petugas KPPS yang gugur tidak pantas disebut sebagai pahlawan, melainkan korban.

"True hero? No, no. They're not 'HERO'. It's 'Victim'. Please don't be an emotional story. It should not be an emotional story," tulis Onan Hiroshi seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/5/2019).

Bila dialihbahasakan, maka artinya sebagai berikut:

Pahlawan sesungguhnya? Tidak, tidak. Mereka bukan 'pahlawan'. Ini ''korban'. Mohon tidak menjadikannya cerita yang emosional. Ini seharusnya tidak menjadi cerita emosional.

Dalam komik tersebut digambarkan para petugas KPPS membantu proses jalannya pemungutan suara masyarakat Indonesia yang hendak menyalurkan suaranya dari bilik suara. Namun beberapa dari mereka satu per satu tumbang akibat kelebihan beban kerja.

Dalam komik tersebut juga digambarkan sosok diduga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman membawa tulisan berisi nominal uang sebesar RP 36 juta yang merupakan santunan untuk petugas KPPS yang gugur.

Karakter pria yang mengenakan kacamata itu pun memegang sapu tangan, sembari menangis ia mengatakan "They truly HERO!!".

Komik karya Onan Hirashi yang menyindir Pemilu 2019 di Indonesia (Twitter)
Komik karya Onan Hiroshi yang menyindir Pemilu 2019 di Indonesia (Twitter)

Namun muncul karakter lain seorang pria yang memprotes. Pria itu menegaskan bahwa mereka bukan 'pahlawan' melainkan 'korban'. "No, no, they're not 'HERO'. It's 'victim'!!".

baca juga

Komik yang diunggah melalui Twitter sejak 11 Mei 2019 itu telah dikomentari oleh 28 orang dan diunggah ulang oleh 229 orang. Komik tersebut pun mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet.

Untuk diketahui, sosok komikus Onan Hiroshi sempat mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo. Pada awal 2018, Onan Hiroshi merilis komik terbaru yang menyindir proyek kereta ceoat Jakarta-Bandung.

Selain itu, Onan Hiroshi juga sempat membuat komik yang membandingkan perlakuan pemerintah terhadap transgender di Indonesia dengan di Thailand.

Bila di Thailand transgender mendapatkan toleransi dari pemerintah, lain halnya dengan di Indonesia para transgender tersebut dibina, seperti yang dilakukan di Aceh beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Real Count Selasa Pagi, Jokowi Unggul 15,62 Juta Suara dari Prabowo

Update Real Count Selasa Pagi, Jokowi Unggul 15,62 Juta Suara dari Prabowo

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 07:21 WIB

KPPS Berguguran, Rachmawati Singgung Kopi Sianida Jessica Hingga Genocide

KPPS Berguguran, Rachmawati Singgung Kopi Sianida Jessica Hingga Genocide

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 05:45 WIB

IDI: Kelelahan Bukan Faktor Utama Petugas KPPS Meninggal

IDI: Kelelahan Bukan Faktor Utama Petugas KPPS Meninggal

News | Senin, 13 Mei 2019 | 17:09 WIB

Terkini

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×