Ini Cara Milenial Peduli Tunanetra dan Tunawicara

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Mei 2019 | 06:00 WIB
Ini Cara Milenial Peduli Tunanetra dan Tunawicara
Penyadang tunanetra di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Bathin. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Berbuka puasa di tempat makan atau restoran tidak selalu menjadi pilihan utama para milenial di Jakarta. Seperti yang dilakukan oleh Adam Nurilman Dwikadartomo (24) dan teman-temannya yang memilih menggelar acara buka puasa bersama di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Bathin.

PSBN adalah panti sosial yang dibuat khusus untuk penyandang tunanetra dan tunarungu. Adam mengaku sudah rutin menggelar acara buka puasa bersama di panti tersebut sejak tahun 2017.

Tahun ini, Adam dan rekannya kembali mengadakan buka bersama hari Sabtu (18/5/2019). Kali ini suara.com mengikuti rangakaian kegiatannya.

Jelang acara yang akan dimulai pukul 16.00 WIB, Adam bersama temannya dan para pendamping dari PSBN mulai mengajak para tunanetra dan tunarungu, yang kebanyakan masih anak-anak ini, untuk menuju ke aula tempat diadakannya acara. Para tunanetra khususnya, mereka berjalan sambil dituntun. Pun ada juga tunanetra yang berjalan sendiri karena panti ini juga memiki guiding block atau lantai penunjuk jalan.

Acara dimulai dengan agenda mewarnai bersama. Adam yang juga berperan sebagai pembawa acara mengajak para penghuni PSBN untuk duduk berjejer di depan kain panjang sebagai kanvas untuk digambar. Para tunanetra dan tunarungu dibantu oleh Adam dan teman-temannya.

Untuk tunanetra, karena bisa mendengar, mereka langsung paham apa yang harus dilakukan. Jadi mereka dibantuk untuk dipilihkan krayon dan spidol untuk mewarnai kain tersebut. Untuk tunarungu, mereka harus diberitahukan lebih lanjut dengan menggunakan bahasa isyarat. Karena tidak banyak yang bisa berbahasa isyarat, mereka diberitahukan lewat aba-aba atau kode untuk mengikuti acara menggambar bersama.

Anak-anak yang diminta menggambar ini kebanyakan terlihat senang. Namun masih ada beberapa yang bingung harus menggambar apa dan malu-malu. Di sini tugas Adam dan rekannya untuk menjalin komunikasi kepada anak-anak untuk mau menggambar. Mereka dibantu mulai dari diarahkan menggambarnya, dipilihkan krayon dan diberikan contoh-contoh gambar lewat HP sambil bersenda gurau bersama Adam dan teman-temannya.

Hasilnya dua kain panjang dipenuhi dengan coretan gambar para tunarungu dan tunanetra. Setelah menggambar, acara selanjutnya bermain games menggunakan bola, sarung dan karung. Peserta diminta untuk memasukan bola kedalam karung sambil dililit kain sarung. Permainan kedua ini berlangsung singkat karena berdekatan dengan Azan Maghrib, waktu berbuka.

Akhirnya, Adam dan temannya beserta para penghuni PSBN berbuka puasa bersama dengan takjil, lalu dilanjutkan dengan Salat, makan nasi, dan Salat Isya. Anak-anak terlihat senang dikunjungi Adam dan teman-temannya. Bahkan, ada salah satu anak tunarungu yang sampai menangis tak rela saat ditinggal salah satu teman Adam.

baca juga

Adam mengaku memilih untuk mengadakan buka bersama di PSBN itu karena ingin berempati kepada tunanetra dan tunarungu. Ia mengaku tidak bisa membayangkan para tunanetra dan tunarungu ini menjalankan kesehariannya.

Menurut Adam, setelah menghabiskan waktu bersama penghuni panti itu, ia melihat banyak kelebihan yang dimiliki anak-anak tersebut meskipun dengan kondisi kekurangan.

“Kalau kita mencoba berempati, mereka juga bahagia dengan caranya sendiri, bahkan punya banyak imajinasi dan pemikiran yang kita tidak bayangkan sebelumnya. Adanya interaksi yg inklusif membuat kita belajar menjembatani perbedaan, dan belajar dari satu sama lain,” ujar Adam di PSBN Cahaya Bathin, Sabtu (18/5/2019).

Menurut Adam tantangannya dalam acara ini adalah saat berkomunikasi dengan tunanetra atau tunarungu. Misalnya, saat mengajak tunanetra untuk menggambar yang notabene tidak pernah melihat warna, gambar. Namun ia mengaku juga belajar dari tantangan tersebut.

“Tapi justru itu membuat kita banyak belajar, dan mampu mengapresiasi betapa hebatnya mereka dalam kemampuan berkomunikasi diluar cara-cara yang normal. Ini juga jadi bagian yang seru,” jelas Adam.

Menurut staf pembinaan PSBN, Wasiya, anak-anak dari panti tersebut sangat menantikan kehadiran orang-orang yang mau menggelar acara di panti tersebut. Anak-anak tunanetra dan tuna rungu juga disebut Wasiya merasa lebih dihargai oleh orang lain meskipun memiliki kekurangan khususnya dalam hal fisik.

"Lebih senang, namanya anak panti gimana sih, merasa diorangkan, ada yang ngunjungin. Dengan ada yang berkunjung, ngasih sersuatu, itu sangat diharapkan. Kan biasanya cuma agenda sehari-hari saja. Kalo ada yg datang, ada games, acara, itu sangat diharapkan mereka,” pungkas Wasiya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rilis Video Klip Baru Lagu "Merakit", Yura Yunita Gunakan Bahasa Isyarat

Rilis Video Klip Baru Lagu "Merakit", Yura Yunita Gunakan Bahasa Isyarat

Entertainment | Jum'at, 17 Mei 2019 | 07:35 WIB

Masya Allah! Andalkan Jari, Tunanetra Tadarus Al Quran Meski Tak Bisa Lihat

Masya Allah! Andalkan Jari, Tunanetra Tadarus Al Quran Meski Tak Bisa Lihat

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 15:18 WIB

Starbucks Buka Gerai Pertama Gunakan Bahasa Isyarat

Starbucks Buka Gerai Pertama Gunakan Bahasa Isyarat

Bisnis | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:55 WIB

Sering Ditolak Kerja, Tunarungu Ini Bikin Kedai Kopi Tuli

Sering Ditolak Kerja, Tunarungu Ini Bikin Kedai Kopi Tuli

Lifestyle | Senin, 16 Juli 2018 | 09:52 WIB

Halalbihalal, Penyandang Tunanetra Doakan Anies Jadi Presiden

Halalbihalal, Penyandang Tunanetra Doakan Anies Jadi Presiden

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 11:50 WIB

Terkini

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:30 WIB

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13 WIB

×