Menkominfo Sebut Pembatasan Akses Medsos Efektif Cegah Penyebaran Hoaks

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 Mei 2019 | 21:12 WIB
Menkominfo Sebut Pembatasan Akses Medsos Efektif Cegah Penyebaran Hoaks
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019). (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pembatasan akses media sosial pada fitur mengunduh serta mengunggah video dan gambar efektif untuk mencegah penyebaran hoaks saat Aksi 22 Mei.

"Efektif, mengapa? karena kalau kita menerima katakan lah pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita, video kan? Video tanpa teks dilahap saja," ujar Rudiantara di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Pernyataan Rudiantara menyusul kebijakan pemerintah melalui Kominfo yang membatasi penggunaan sejumlah media sosial saat aksi 22 Mei berlangsung di sejumlah daerah. Khusus di Jakarta, aksi 22 Mei berakhir dengan kerusuhan.

Rudiantara menyebut literasi penggunaan media sosial di Indonesia masih harus ditingkatkan. Menurutnya, masyarakat saat ini dengan mudah menerima konten video apapun.

"Itu soal videonya dan gambar, kalau teks kan tidak. Pemerintah tidak menutup sarana komunikasi masyarakat, tapi lakukan pembatasan. Toh masih bisa teks," kata dia.

Setelah ada kebijakan pembatasan penggunaan media sosial, masyarakat banyak yang menggunakan Virtual Private Network (VPN) untuk mengakses sosial media seperti Instagram dan whatsapp.

VPN diketahui sebagai koneksi antar jaringan yang bersifat pribadi dan tanpa pengawasan pemerintah.

Terkait itu, Rudiantara tak menyarankan masyarakat untuk menggunakan VPN untuk mengakses media sosial. Menurutnya penggunaan layanan VPN berpotensi pencurian data pengguna.

Ia menyebut tidak ada jaminan penggunaan VPN disusupi virus atau malware yang masuk ke dalam perangkat.

baca juga

"Saya sarankan jangan. VPN itu ada yang gratis dan bayar. Kalau gratis bisa terekspos data-data kita. Bisa juga disusupi malware. Enggak jaminan enggak akan disusupi malware atau tereksposnya data kita," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ombudsman Puji Langkah Pemerintah Batasi Akses Medsos saat Aksi 22 Mei

Ombudsman Puji Langkah Pemerintah Batasi Akses Medsos saat Aksi 22 Mei

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 20:58 WIB

Akses Medsos Dibatasi, Menkominfo Merasakan Dampak dari yang Dibuatnya

Akses Medsos Dibatasi, Menkominfo Merasakan Dampak dari yang Dibuatnya

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 20:47 WIB

Penumpang KRL Turun 300 Ribu saat Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

Penumpang KRL Turun 300 Ribu saat Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 20:31 WIB

Pendemo 22 Mei Tewas Tertembak, Ombudsman: Peluru Karet Tak Mematikan

Pendemo 22 Mei Tewas Tertembak, Ombudsman: Peluru Karet Tak Mematikan

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 19:55 WIB

Empat Perusuh Aksi 22 Mei di Bawaslu Positif Pakai Narkotika

Empat Perusuh Aksi 22 Mei di Bawaslu Positif Pakai Narkotika

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×