Tiket Bus Mudik Lebaran Tujuan Jawa dan Sumatera Naik di Terminal Kalideres

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:02 WIB
Tiket Bus Mudik Lebaran Tujuan Jawa dan Sumatera Naik di Terminal Kalideres
Calon penumpang memenuhi Terminal Kalideres, Jakarta. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sejumlah perusahaan otobus (PO) di Terminal Kalideres kompak menaikan tarif bus saat arus mudik lebaran 2019. Kenaikan tersebut terjadi untuk jurusan antar kota antar provinsi (AKAP) di Jawa dan Sumatera

Mulyadi, karyawan dari PO Garuda Mas mengatakan kenaikan tarif dibanding arus mudik tahun lalu mencapai selisih Rp 30 ribu. Seperti pada tiket jurusan Kalideres ke Semarang, Jawa Tengah.

Kenaikan harga tiket tersebut, kata dia, disebabkan karena bus yang berangkat akan melewati jalan tol Trans Jawa.

"Tahun kemarin sama tahun ini boleh dikatakan sama, cuma ada perubahan sendiri. Tahun kemarin enggak ada tol tahun ini lewat tol. Dari harga kemarin Rp 270 ribu sekarang Rp 300 ribu tujuan ke Semarang," kata Mulyadi di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (31/5/2019).

Ia menyebut penumpang dari PO-nya mengalami penurunan dibanding tahun kemarin. Namun, penurunan tersebut bukan disebabkan dari harga tiket bus yang naik.

Calon penumpang menuju bus di Terminal Kalideres, Jakarta. (Suara.com/Novian)
Calon penumpang menuju bus di Terminal Kalideres, Jakarta. (Suara.com/Novian)

"Kemungkinan turunnya penumpang dikarenakan banyaknya angkutan bus yang lain, bus pariwisata, rental dan bus dari mudik gratis," kata Mulyadi.

Sementara itu, Juni dari PO Siger Kencana mengatakan, kenaikan harga juga terjadi pada bus jurusan wilayah Sumatera.

"Untuk Sumatera tahun ini ada kenaikan sekitar Rp 150 ribuan dari kemarin harga normal," ujar Juni.

Terkait itu Kepala Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan, kenaikan tarif bus tersebut merupakan hal yang wajar. Karena PO bus harus menutup biaya operasional lantaran harus menarik bus kosong saat kembali ke Terminal Kalideres.

baca juga

"Jadi secara biaya operasional lebih besar. Makanya kenaikan harga tiket untuk menutupi biaya operasional itu," ujar Revi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran, Kemenhub Akui Jumlah Penumpang Pesawat Menurun 20 Persen

Jelang Lebaran, Kemenhub Akui Jumlah Penumpang Pesawat Menurun 20 Persen

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2019 | 15:56 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Banyak Beralih Naik Bus di Terminal Kalideres

Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Banyak Beralih Naik Bus di Terminal Kalideres

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 15:11 WIB

Agar Nyaman Saat Mudik, Perhatikan Tekanan Angin pada Ban Mobil

Agar Nyaman Saat Mudik, Perhatikan Tekanan Angin pada Ban Mobil

Otomotif | Jum'at, 31 Mei 2019 | 15:05 WIB

Tingkatkan Keamanan, Terminal Kalideres Pasang 32 CCTV saat Musim Mudik

Tingkatkan Keamanan, Terminal Kalideres Pasang 32 CCTV saat Musim Mudik

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 14:26 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB