Anies Klaim Harga Bawang Putih Jakarta Termurah dari Daerah Lain, Benarkah?

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Anies Klaim Harga Bawang Putih Jakarta Termurah dari Daerah Lain, Benarkah?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Suara,com/Tio)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan harga bawang putih yang saat ini meroket juga tak terlalu berpengaruh di pasar - pasar Jakarta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H masih stabil. Menurutnyam tak lonjakan harga bahan pokok pada Lebaran tahun ini.

Anies mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya sudah menyiapkan stok yang melebihi kebutuhan masyarakat Jakarta sehingga suplai ke masyarakat tetap terjamin.

"Jadi stok kita melebihi dari kebutuhan. Jadi seluruh kebutuhan pokok kita terjamin, aman, dan dengan supplynya aman maka harganya menjadi terjaga," kata Anies saat ditemui di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (3/6/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan harga bawang putih yang saat ini meroket juga tak terlalu berpengaruh di pasar - pasar Jakarta.

Menurut Anies, harga bawang putih di Ibu kota telah menurun dari Rp 64.660 per kg di awal ramadan kemarin menjadi Rp 43.553 per kg hingga 3 Juni 2019. Harga ini diklaimnya lebih rendah dibanding provinsi lain.

"Bahkan bawang putih di berbagai daerah masih mahal, di Jakarta harganya sudah murah. Murah artinya supplynya aman," tuturnya.

Namun, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per 31 Mei 2019 harga rata-rata bawang putih per kilogramnya berada di angka Rp 55.000, di atas provinsi-provinsi lain seperti Banten dan Jawa Barat, di mana harga rata-rata bawang putih masing-masing hanya mencapai Rp 39.350 dan Rp39.550 per kilogram.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS