Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Mau Lampaui Taj Mahal

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2019 | 02:50 WIB
Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Mau Lampaui Taj Mahal
Tingginya gunung sampah di India. (Hindustan Times)

Suara.com - Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Mau Lampaui Taj Mahal.
 
Tempat pembuangan sampah Ghazipur di New Delhi, India, semakin menggunung hingga diprediksi tingginya akan melebihi tingginya bangunan ikonik Taj Mahal, salah satu bangunan termegah yang dimiliki bangsa India.

Tinggi timbunan sampah di tempat pembuangan sampah Ghazipur kini sudah mencapai 213 kaki (sekitar 65 meter) sedangkan tinggi Taj Mahal adalah 239 kaki (sekitar 72,8 meter).

Seperti diwartakan oleh AFP, tiap tahun rata-rata TPA Ghazipur bertambah tinggi sekitar 33 kaki atau sekitar 10 meter. Artinya, pada tahun 2020 nanti tingginya sudah melampaui tinggi Taj Mahal yaitu menjadi 246 kaki atau hampir 75 meter.

Tempat pembuangan sampah Ghazipur yang memakan tempat seluas 40 kali lapangan sepak bola dan terletak di pinggiran timur New Delhi itu seolah semakin mengukuhkan New Delhi sebagai ibu kota paling kotor di dunia versi PBB.

Saking tingginya gunung sampah Ghazipur, Mahkamah Agung India pernah mengingatkan perlunya memasang lampu pada puncaknya untuk memberi peringatan pada pesawat jet yang melintas.

“Semua ini harus dihentikan karena penumpukan sampah itu telah sangat mengotori udara dan air tanah,” ujar Chitra Mukherjee, ketua organisasi lingkungan Chintan.

Ghazipur mulai dibuka tahun 1984 dan telah penuh sejak tahun 2002.

Lebih dari 1.000 pemulung yang kebanyakan anak-anak bersama dengan burung-burung pemakan bangkai, anjing-anjing tak bertuan dan jutaan tikus mengais-ais sampah di Ghazipur yang tiap hari kedatangan 2.000 ton sampah baru.

Titik-titik api bisa muncul dan menyala selama berhari-hari secara rutin karena adanya gas metan yang keluar dari timbunan sampah. Tahun lalu satu bagian dari gunungan sampah itu ambrol dan menewaskan dua orang.

Penduduk yang tinggal di sekitar Ghazipur mengeluhkan udara yang beracun menyebabkan permasalahan pernafasan akut dan gangguan lambung.

Berdasarkan temuan Badan Pengendali Polusi milik Pemerintah, konsentrasi partikel-partikel beracun di udara New Delhi telah 12 kali lebih tinggi dari indeks kualitas udara yang direkomendasikan di Amerika Serikat.

Dengan jumlah penduduk yang tumbuh cepat dan konsumsi yang menanjak membuat kota-kota di India menyisakan 62 juta ton sampah tiap tahun dan diproyeksikan akan meningkat menjadi 165 juta ton sampah pada 2030 dilansir dari AFP.

India sebenarnya memiliki tingkat konsumsi pastik per-capita yang rendah yaitu hanya 11 kg. Jumlah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara barat yang mencapai 10 kalinya. Namun, pembuangan sampah tetap menjadi masalah besar di India.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak Timbunan Sampah, Penyu Ini Ditolong Relawan di Pantai Bali

Terjebak Timbunan Sampah, Penyu Ini Ditolong Relawan di Pantai Bali

News | Senin, 03 Juni 2019 | 14:08 WIB

Parkir Sembarangan, Sejumlah Mobil Dirusak secara Kejam

Parkir Sembarangan, Sejumlah Mobil Dirusak secara Kejam

Otomotif | Minggu, 26 Mei 2019 | 14:45 WIB

Timor Leste Negara Bebas Sampah Plastik Pertama di Dunia, Indonesia?

Timor Leste Negara Bebas Sampah Plastik Pertama di Dunia, Indonesia?

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:27 WIB

Terkini

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:30 WIB

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:40 WIB

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:33 WIB

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB