Minta Masukan, Jokowi: Apa yang Harus Dikerjakan Setelah Putusan MK?

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2019 | 17:43 WIB
Minta Masukan, Jokowi: Apa yang Harus Dikerjakan Setelah Putusan MK?
Presiden Jokowi menerima pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/5/2019). Dalam pertemuan itu, Jokowi meinta sejumlah masukan konkret apa saja yang harus dikerjakan pemerintah.

"Saya minta masukan tapi enggak usah banyak-banyak, kira-kira yang konkret, 1, 2, 3 itu apa sih yang harus kita kerjakan setelah nanti MK (memutuskan sengketa Pilpres) rampung, biar saya bisa kerja," ujar Jokowi.

Setelah sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga di Mahkamah Konstitusi selesai, Jokowi berharap bisa bekerja cepat di periode keduanya.

"Apa yang diinginkan pengusaha, tapi jangan banyak-banyak 3 aja. "Pak kerjain ini pak. Pak kerjain ini. Pak kerjain ini" Stop. Enggak usah banyak-banyak," kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, perang dagang antara Amerika Serikat - China bukanlah sebuah masalah besar. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai hal itu bisa menjadi peluang peningkatan ekonomi untuk Indonesia jika bisa dimanfaatkan dengan baik.

Ia pun meyakini para pengusaha bisa memanfaatkan kesempatan dari ramainya perang dagang.

"Jangan kita memandang itu sebagai sebuah masalah besar, tapi menurut saya ada sebuah peluang, ada sebuah opportunity yang bisa kita ambil dari ramainya perang dagang ini dan saya melihat bapak ibu saudara-saudara semuanya berada pada garis yang paling depan dalam memanfaatkan peluang ini," kata dia.

"Saya melihat misalnya kayak pasar di Amerika, yang sebelumnya dimasuki produk-produk dari China bisa jadi peluang untuk juga memperbesar kapasitas, sehingga produk kita (Indonesia) bisa masuk ke sana," sambungnya.

Jokowi menegaskan, pemerintah akan fokus soal ekonomi. Sehingga setelah MK memutuskan sengketa Pilpres ia bisa bekerja cepat.

"Kita tahu pemilu telah selesai meskipun masih ada proses MK. Kita berharap kita fokus lagi, konsentrasi lagi pada urusan-urusan ekonomi dan terutama karena perang dagangnya semakin sengit," tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Teten Masduki dan Staf Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika serta pengusaha Erick Thohir.

Kemudian hadir Ketua KADIN Rosan Perkasa Roeslani dan beberapa pengusaha Raden Pardede, dan Anindya Bakrie dan Ketua Hipmi Bahlil Lahadalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih

Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 10:54 WIB

Pria Bersorban Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto Ditahan 20 Hari

Pria Bersorban Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto Ditahan 20 Hari

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 15:34 WIB

Luhut Ibaratkan Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Seperti Air Mengalir

Luhut Ibaratkan Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Seperti Air Mengalir

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 13:55 WIB

Inikah 'Senjata Baru' BPN untuk Mendiskualifikasi Jokowi - Maruf Amin?

Inikah 'Senjata Baru' BPN untuk Mendiskualifikasi Jokowi - Maruf Amin?

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 10:40 WIB

Baru Pulang Liburan, Menteri Rini Belum Tahu Rencana Maskapai Asing Masuk

Baru Pulang Liburan, Menteri Rini Belum Tahu Rencana Maskapai Asing Masuk

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 17:22 WIB

Terkini

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:23 WIB

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:18 WIB

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB