Menhan Ryamizard: Masih Ada Kelompok Radikal Anti Pancasila Mau Bikin Rusuh

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Rabu, 12 Juni 2019 | 19:46 WIB
Menhan Ryamizard: Masih Ada Kelompok Radikal Anti Pancasila Mau Bikin Rusuh
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, potensi kerusuhan seperti pada tanggal 21 dan 22 Mei di DKI Jakarta bisa jadi terulang.

Ryamizard menilai, kemungkinan kerusuhan kembali terjadi itu didasari atas masih adanya kelompok-kelompok radikal yang memunyai niat merusuh serta mengganggu kedaulatan Indonesia.

"Menurut saya pasti ada saja (niat rusuh). Ya radikal-radikal itu, yang tidak suka Pancasila pasti," kata Ryamizard di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2019).

Meski begitu, Ryamizard menegaskan situasi keamanan kekinian dalam keadaan baik. Terlebih saat Mahkamah Konstitusi tengah memposes sengketa Pemilu 2019.

"Situasi keamanan baik. Saya baru saja selesai rapat membicarakan itu semua. Jadi baik, diharapkan sampai menjelang tanggal 24 (Juni) semua tetap baik," ujarnya.

Terkait adanya dugaan eks anggota Tim Mawar yang terlibat dalam kerusuhan 21 dan 22 Mei, Ryamizard minta semua pihak tak berspekulasi.

Dia menyebut, Tim Mawar sudah selesai dan sudah dibubarkan. Oleh karena itu, menurutnya, tidak tepat kalau Tim Mawar dikaitkan dengan peristiwa kericuhan.

"Sudahlah, Tim Mawar sudah selesai, jangan dibawa-bawa lagi. Luka lama jangan dibawa-bawa lagi. Itu selesai jadi tidak ada," kata Ryamizard.

Ia kemudian meminta agar penyebutan Tim Mawar saat ini ditiadakan.

baca juga

"Enggak usah lagi pakai nama Tim Mawar," tegasnya.

Tim Mawar merupakan tim kecil yang memburu dan menangkapi aktivis menjelang kejatuhan rezim Soeharto.

Tim kecil yang dibentuk dari kesatuan Kopassus Grup IV, TNI Angkatan Darat ini adalah dalang dalam operasi penculikan aktivis politik pro-demokrasi 1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ryamizard Pasang Badan: Tak Ada Kopassus dan TNI Aktif Ikut Rusuh 22 Mei

Ryamizard Pasang Badan: Tak Ada Kopassus dan TNI Aktif Ikut Rusuh 22 Mei

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:09 WIB

Besok Diperiksa Polda Metro Jaya, Ustaz Lancip Hari Ini Masih di Luar Kota

Besok Diperiksa Polda Metro Jaya, Ustaz Lancip Hari Ini Masih di Luar Kota

Jabar | Rabu, 12 Juni 2019 | 17:43 WIB

Dirundung Kasus, Kivlan Zen Minta Perlindungan Menhan Ryamizard

Dirundung Kasus, Kivlan Zen Minta Perlindungan Menhan Ryamizard

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 17:22 WIB

Moeldoko: Polisi Belum Mengungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

Moeldoko: Polisi Belum Mengungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 17:11 WIB

Menhan Ryamizard Soal Tim Mawar: Luka Lama Jangan Dibawa-bawa Lagi!

Menhan Ryamizard Soal Tim Mawar: Luka Lama Jangan Dibawa-bawa Lagi!

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:56 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×