Jahitan Sepatu Janggal, 2 Emak-emak Gagal Seludupkan Sabu di Bandara

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 13 Juni 2019 | 18:25 WIB
Jahitan Sepatu Janggal, 2 Emak-emak Gagal Seludupkan Sabu di Bandara
Dua emak-emak dibekuk petugas saat bawa sabu-sabu di Bandara. (Istimewa)

Suara.com - Dua orang emak-emak berhijab berinisial Fr (34) dan Mh (33) dicokok petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim pada Selasa (11/6/2019) lantaran kedapatan menyelundupkan sabu-sabu yang dibungkus kertas alumunium dalam sepatu yang dipakainya.

Saat dibekuk Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, keduanya membawa sabu 527 gram dan 505 gram. Total dari keduanya sabu-sabu yang dibawa dua perempuan itu mencapai 1.032 gram.

"Untuk tersangka Mh membawa 527 gram sedangkan Fr 505 gram keduanya merupakan calon penumpang Lion Air JT 0948 tujuan Batam-Surabaya," kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam Susilo Brata melalui Kabid BKLI Sumarna kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (13/6/2019).

Sumarna mengatakan, penangkapan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Awal penangkapan itu terjadi setelah petugas Avsec mencurigai salah seorang penumpang di Security Check Point 2 (Gate A9) Terminal Keberangkatan Domestik.

Barang bukti sabu-sabu yang disita petugas dari dua penumpang. (istimewa)
Barang bukti sabu-sabu yang disita petugas dari dua penumpang. (istimewa)

"Kecurigaan tersebut muncul berdasarkan hasil profiling dan analisa gerak-gerik dan bahasa tubuh calon penumpang yang menunjukkan kecemasan serta dengan mencurigai sepatu yang digunakan sangat tebal dan terdapat jahitan. Kami melakukan cek X-ray terhadap sepatu yang digunakan dan terlihat adanya benda yang mencurigakan," tambahnya.

Sumarna menuturkan, dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan membuka jahitan sepatu milik Mh. Dijumpai 1 bungkus plastik di sepatu bagian kanan dan 1 bungkus plastik di sepatu bagian kiri pada masing-masing tersangka.

"Dari hasil pengujian awal dengan alat pendekteksi narkotika, diidentifikasikan barang yang terdapat pada bungkus plastik tersebut merupakan narkoba," pungkasnya.

Diduga, kedua ibu ini dimanfaatkan oleh mafia narkoba untuk menyelundupkan sabu-sabu tersebut. 

baca juga
Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibawa dari Malaysia, Parto Selundupkan Sabu-sabu Lewat Kemasan Es Krim

Dibawa dari Malaysia, Parto Selundupkan Sabu-sabu Lewat Kemasan Es Krim

Jatim | Rabu, 29 Mei 2019 | 19:34 WIB

Bonceng Anak dengan Gaya Nyeleneh, Emak-Emak Ini Bikin Heboh Warganet

Bonceng Anak dengan Gaya Nyeleneh, Emak-Emak Ini Bikin Heboh Warganet

Otomotif | Minggu, 26 Mei 2019 | 19:02 WIB

Masuk DPO Kartel Narkoba, Ibu Muda di Lumajang Akhirnya Dibekuk Polisi

Masuk DPO Kartel Narkoba, Ibu Muda di Lumajang Akhirnya Dibekuk Polisi

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 16:39 WIB

Ditangkap Warga Usai Jambret Emak-emak, Bripda Doni Dipecat karena Narkoba

Ditangkap Warga Usai Jambret Emak-emak, Bripda Doni Dipecat karena Narkoba

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 12:07 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×