Diterjang Banjir Besar, Jalur Trans Sulawesi di Morowali Terputus

Bangun Santoso

Jum'at, 14 Juni 2019 | 15:27 WIB
Diterjang Banjir Besar, Jalur Trans Sulawesi di Morowali Terputus
Foto udara banjir yang merendam rumah warga dan lahan tambak di Kecamatan Bondoala, Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis (13/6). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Arus lalu lintas di jalan trans Sulawesi Wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sampai Jumat (14/6/2019) siang masih putus total karena dua jembatan yang rusak berat dihantam banjir pada 8 Juni 2019 belum juga berhasil diperbaiki.

Dikutip dari Antara, berdasarkan informasi dari warga Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali menyebutkan, bahwa masyarakat di hampir seluruh desa di Kecamatan Bahodopi sampai saat ini masih terisolasi total baik ke arah Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah maupun ke arah Kendari, Sulawesi Tenggara.

Penyebabnya adalah Jembatan Dampala, Kecamatan Bahodopi, dengan bentangan 42 meter hanyut dibawa banjir bandang, dan Jembatan Bahodopi, mengalami kerusakan berat di bagian oprit (jalan penghubung antara kepala jembatan dan badan jalan raya) yakni terjadi lubang menganga akibat dihantam arus deras air sungai.

Sementara itu, hubungan darat dari Bahodopi ke Kendari, Sultra, belum juga terbuka karena badan jalan masih tertutup air di wilayah Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, yang telah berlangsung hampir tiga pekan terakhir.

"Sampai saat ini belum ada kendaraan darat yang bisa keluar dari Bahodopi menuju Kota Bungku dan kota-kota lain di Sulteng dan Sulsel serta ke Kendari," ujar Amran, seorang warga Bahodopi.

Kecamatan Bahodopi merupakan pusat investasi dan industri pertambangan nikel terbesar di Indonesia yang dikelola PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang dengan investasi puluhan triliun rupiah dan mempekerjakan sekitar 35.000 orang tenaga kerja dalam negeri dan asing. PT IMIP sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu obyek vital nasional.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 37 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Nurhasna yang dihubungi di Morowali melalui telepon genggamnya membenarkan bahwa pihaknya masih sedang mengupayakan pembuatan jembatan darurat menggunakan rangka besi (bailey) di Jembatan Dampala.

"Kami sedang mengumpulkan semua material yang dibutuhkan, namun pemasangan jembatan bailey terkendala karena kondisi air Sungai Dampala masih naik-turun karena hujan masih terus turun," ujarnya.

Sedangkan kerusakan oprit pada Jembatan Bahodopi sudah selesai ditimbun namun kendaraan roda empat belum diizinkan melintas sebab kepala jembatan (abutmen) juga mengalami kerusakan.

baca juga

Nurhasna berharap dalam dua atau tiga hari ke depan, bila cuaca mendukung, jembatan darurat yang sedang diupayakan pemasangannya saat ini bisa fungsional dan arus lalu lintas untuk kendaraan roda empat dengan tonase terbatas sudah bisa bergerak kembali.

Akibat keterisolasian hubungan darat tersebut, lalu lintas barang dan jasa masuk dan keluar Bahodopi saat ini hanya menggunakan kapal-kapal nelayan dari Bahodopi ke Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, selanjutnya ke Poso, Palu atau Makassar.

Namun kapal-kapal nelayan itu hanya bisa mengangkut penumpang dan sepeda motor serta barang-barang kebutuhan pokok masyarakat. Setiap sepeda motor dipungut biaya Rp 250.000 termasuk seorang pengendara, sedangkan angkutan barang tergantung kesepakatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Atmosfer Osilasi Madden Julian Penyebab Banjir Konawe

Gangguan Atmosfer Osilasi Madden Julian Penyebab Banjir Konawe

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:36 WIB

Banjir di Sulawesi, Sejumlah Jalan di Konawe Sulit Dilewati

Banjir di Sulawesi, Sejumlah Jalan di Konawe Sulit Dilewati

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:12 WIB

Banjir Konawe, Empat Kecamatan Terisolasi Ketinggian Genangan Capai 4 Meter

Banjir Konawe, Empat Kecamatan Terisolasi Ketinggian Genangan Capai 4 Meter

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 13:37 WIB

Kapal Nelayan Dikerahkan Bantu Korban Banjir di Sulawesi

Kapal Nelayan Dikerahkan Bantu Korban Banjir di Sulawesi

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:16 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×