Ditangkap Sebagai Kreator Hoaks, WN Diduga Tim IT Salah Satu Paslon Pilpres

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 20:26 WIB
Ditangkap Sebagai Kreator Hoaks, WN Diduga Tim IT Salah Satu Paslon Pilpres
Rilis kasus hoaks server KPU di Bareskrim Polri. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Seorang pria berinisial WN (54) ditangkap Tim Siber Polri karena menyebar kabar bohong atau hoaks mengenai server Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sudah diatur untuk memenangkan Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi).

Kepolisian menduga WN adalah salah satu tim IT dari salah satu pasangan calon (paslon) pilpres.

Hal tersebut dikatakan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Rickynaldo Chairul. Ricky menyebut WN dalam video hoaksnya menyebut KPU hanya melakukan duplikasi data.

"Saudara WN ini juga bagian dari tim IT salah satu paslon. Saat itu, saudara WN menyampaikan bahwa KPU saat itu hanya mengekor, banyak duplikasi data," ujar Ricky di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Ricky menduga WN membuat sekaligus menyebarkan hoaks dengan tujuan agar mendapatkan pengakuan dari tim IT tersebut. WN, dikatakan Ricky menganggap kredibilitasnya akan meningkat dan diangkat menjadi tenaga ahli komputer.

"Motifnya itu supaya yang bersangkutan mendapat pengakuan dan kredibilitasnya menjadi tenaga ahli komputer, dia ingin ada pengakuan," kata Ricky.

Setelah diselidiki, WN disebut Ricky bahkan memiliki gelar magister ilmu komputer dari salah satu perguruan tinggi. Karena gelarnya itu, Ricky mengatakan WN berani melakukan pemaparan hoaks dalam videonya.

"Kemampuannya di bidang IT sudah ada pengakuannya karena punya gelar magister komputer. Mungkin atas dasar itu yang bersangkutan diundang memberikan ceramah soal itu," tutur Ricky.

Kepolisian saat ini disebut Ricky sudah menyita kartu ATM milik WN. Nantinya barang bukti itu akan digunakan untuk diperiksa adanya aliran dari pihak lain.

"Buktinya adalah ATM itu, kami sedang meminta print out apa ada aliran dana," pungkas Ricky.

Sebelumnya, Tim Siber Polri melakukan pengembangan kasus penyebaran kabar bohong atau hoaks mengenai KPU yang servernya disebut sudah diatur untuk memenangkan kubu Capres Petahana Jokowi. Hasilnya, polisi menangkap kreator hoaks tersebut seorang pria berinisial WN di daerah Boyolali, Solo, Jawa Tengah pada 11 Juni 2019 pukul 21.45 WIB.

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan WN melalui sebuah video memaparkan server KPU telah diatur untuk memenangkan Jokowi - Maruf dengan perolehan suara 57 persen. Dedi mengatakan proses penyelidikan kasus tersebut cukup lama karena melalui berbagai tahapan.

"Penyelidikan yang cukup lama, 2 atau 3 bulan kita melakukan pendalaman, termasuk meminta keternagan saksi, mencari bukti pendukung dan lainnya," ujar Dedi di Mabes Polri, Senin (17/6/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebar Hoaks Server KPU Diseting Menangkan Jokowi adalah Dosen di Solo

Penyebar Hoaks Server KPU Diseting Menangkan Jokowi adalah Dosen di Solo

News | Senin, 17 Juni 2019 | 19:42 WIB

Kembangkan Kasus Hoaks Server KPU Menangkan Jokowi, Polisi Ringkus Kreator

Kembangkan Kasus Hoaks Server KPU Menangkan Jokowi, Polisi Ringkus Kreator

News | Senin, 17 Juni 2019 | 17:16 WIB

BSSN Ungkap Ada 28,8 Juta Serangan ke Server KPU Selama Pilpres 2019

BSSN Ungkap Ada 28,8 Juta Serangan ke Server KPU Selama Pilpres 2019

News | Senin, 17 Juni 2019 | 14:37 WIB

Bungkam Fadli Zon yang Kritik Server KPU, Pria Ini Jelaskan Sistem Linux

Bungkam Fadli Zon yang Kritik Server KPU, Pria Ini Jelaskan Sistem Linux

Tekno | Jum'at, 10 Mei 2019 | 10:12 WIB

Sebar Hoaks Jokowi PKI dan Saksi Prabowo Tewas Dibacok, Egiet Dibekuk

Sebar Hoaks Jokowi PKI dan Saksi Prabowo Tewas Dibacok, Egiet Dibekuk

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 09:09 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB