Saksi Prabowo Diduga Bohong, Putri Gus Mus: Bisa Kena Pasal Pidana kan?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:33 WIB
Saksi Prabowo Diduga Bohong, Putri Gus Mus: Bisa Kena Pasal Pidana kan?
Betti Kristina, saksi Prabowo. [Twitter]

Suara.com - Beti Kristina diduga berbohong saat dihadirkan sebagai saksi oleh Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo - Sandiaga dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Rabu (19/6) malam.

Ienas Tsuroiya, putri pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, mengakui iba terhadap Beti.

Dalam persidangan, Beti Kristina menyebut membutuhkan waktu tiga jam untuk melakukan perjalanan dari Kecamatan Teras, Boyolali menuju ke Kecamatan Juwangi, Boyolali tempat ia mengawasi jalannya Pilpres 2019.

Namun, hasil penelusuran warganet, ternyata waktu tempuh yang dibutuhkan tak selama itu dan kondisi jalan sudah teraspal.

Banyak warganet yang menunjukkan bukti berupa foto peampakan jalanan penuh aspal di Juwangi melalui media sosial.

Melalui akun Twitter @tsuroiya, Ienas Tsuroiya menilai, kesaksian yang diutarakan dalam persidangan harus dipertanggungjawabkan lantara saksi telah diambil sumpah. Jika tidak, bisa saja saksi dikenakan pasal pidana.

"Aduh, kasihan Mbak Beti ini kalau memang diinstruksikan untuk berbohong. Dalam sidang, di bawah sumpah, dia bisa kena pasal pidana kan?" kata Ienas Tsuroiya seperti dikutip Suara.com, Kamis (20/6/2019).

Ienas Tsuroiya mengakui cukup familiar dengan nama wilayah Juwangi. Wilayah itu merupakan daerah asal asisten rumah tangganya dan secara tegas sang asisten membantah pernyataan Beti Kristina.

"Mbak asisten saya juga secara berapi-api membantah pernyataan Mbak Beti kalau di Juwangi medannya sulit, tak ada aspal. 'Jalannya sudah bagus semua kok Bu!' katanya bersemangat," ungkap Ienas Tsuroiya.

baca juga

Terlebih, saat ini sudah ada teknologi Google Maps yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi wilayah secara langsung dari jarak jauh.

"Dan memang hari gini untuk mengetahui kondisi suatu wilayah, gampang kok. Bisa buka Google Maps. (foto) kiri Juwangi, kanan Teras. Keduanya berada di wilayah Boyolali. Bersih dan rapi kampunya ya. Keren," tandas Ienas Tsuroiya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ajakan Mobilisasi Massa Akhir Juni, Polri: Tak Boleh, MK Area Steril

Viral Ajakan Mobilisasi Massa Akhir Juni, Polri: Tak Boleh, MK Area Steril

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 14:02 WIB

Balita Tewas dengan Pisau Tertancap di Perut, Dibunuh Pengasuh

Balita Tewas dengan Pisau Tertancap di Perut, Dibunuh Pengasuh

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 13:58 WIB

Bantah Buat Keonaran, Kuasa Hukum Yakin Ratna Sarumpaet Akan Bebas

Bantah Buat Keonaran, Kuasa Hukum Yakin Ratna Sarumpaet Akan Bebas

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 13:53 WIB

Sebut Ada 27 Juta Ghost Voters di Pilpres 2019, Ini Sosok Jaswar Koto

Sebut Ada 27 Juta Ghost Voters di Pilpres 2019, Ini Sosok Jaswar Koto

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

×