Status Tanggap Darurat Banjir Konawe Diperpanjang

Bangun Santoso

Jum'at, 21 Juni 2019 | 13:49 WIB
Status Tanggap Darurat Banjir Konawe Diperpanjang
Ilustrasi foto udara beberapa rumah yang teredam banjir di Kecamatan Wonggeduku, Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (15/6). ANTARA FOTO/Jojon

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara memperpanjang status tanggap darurat bencana selama dua minggu hingga Sabtu (29/6).

"Hingga Kamis (20/6), sekitar 10 persen wilayah di Kabupaten Konawe Utara masih tergenang air dengan ketinggian beragam," kata Rita melaluin siaran pers, Jumat (21/6/2019).

Rita mengatakan jalan trans-Sulawesi masih tergenang di dua titik, yaitu Desa Linomoyo dan Desa Sambadete yang memang berada di wilayah dengan topografi cekungan.

Sementara itu, sisa genangan terdapat di Kecamatan Oheo setelah Jembatan Sambadete dengan tinggi air hingga tiga meter akibat cekungan jalan di jembatan tersebut.

Pada Rabu (19/6), BNPB mencatat satu desa, yaitu Desa Asemi Nunulai di Kecamatan Asera masih terisolasi. Desa Landiwo, Desa Tambakua, dan Desa Landawe Utara di Kecamatan Landawe juga belum bisa dijangkau karena akses jalan terputus.

"Namun, pelayanan kebutuhan dasar telah dilakukan kepada warga di desa-desa tersebut. BNPB dan TNI mengoperasikan dua helikopter untuk penyaluran bantuan untuk Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Utara," tuturnya seperti dilansir Antara.

Selain melalui jalur udara, penyaluran bantuan juga diupayakan melalui jalur darat karena Jembatan Bailey di Kecamatan Asera sudah dapat dilalui.

BNPB terus memantau penanganan darurat, pengiriman bantuan dan pelayanan dapur umum kepada warga yang terdampak banjir. Masyarakat setempat sudah mulai melakukan pembersihan rumah dan sisa-sisa material yang terbawa banjir.

"Kerugian material mencakup rumah hanyut 370 unit dan terendam 1.837 unit. Banjir juga merendam lahan pertanian, yaitu 970,3 hektare sawah, 83,5 hektare jagung da, 11 hektare lainnya. Sektor perikanan yang terdampak meliputi 420 hektare tambak," kata Rita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Konawe, Dua Kecamatan Masih Terisolasi

Banjir Konawe, Dua Kecamatan Masih Terisolasi

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 05:21 WIB

BNPB: 5.847 KK Terdampak Banjir Konawe Sulteng

BNPB: 5.847 KK Terdampak Banjir Konawe Sulteng

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:56 WIB

Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar

Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2019 | 14:03 WIB

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:55 WIB

Tiga Sungai Meluap, Tujuh Kecamatan di Sultra Terendam Banjir

Tiga Sungai Meluap, Tujuh Kecamatan di Sultra Terendam Banjir

News | Senin, 17 Juni 2019 | 11:02 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×