Putusan Sengketa Pilpres, Ada 10 Grup Pendemo Dekat Gedung MK Besok

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 26 Juni 2019 | 12:44 WIB
Putusan Sengketa Pilpres, Ada 10 Grup Pendemo Dekat Gedung MK Besok
Prajurit TNI ikut disiagakan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi jelang pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengungkapkan, sudah ada 10 elemen masyarakat yang hendak menggelar aksi di kawasan Mahkamah Konstitusi (MK).

Elemen masyarakat yang hendak menggelar aksi berkaitan menjelang putusan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada esok hari, Kamis (27/6/2019).

“Saat ini ada 10 elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi (aksi) di Jakarta dan difasilitasi oleh Polda Metro Jaya yaitu di sekitar Monas dan Patung Kuda,” Dedi di Mabes Polri, Rabu (26/6/2019).

Dedi mengatakan, pihaknya tak melarang masyarakag yang hendak menyampaikan pendapatnya. Dengan catatan, mereka tak boleh menggelar aksi di gedung MK.

"Kenapa? bahwa kegiatan masyarakat di situ tidak boleh menggangu jalan dan prosesnya persidangan di MK. Karena kita ketahui bersama bahwa MK akan menyampaikan keputusannya besok," sambungnya.

Terkait jumlah personel yang akan diterjunkan, Dedi mengatakan pihaknya akan melihat estimasi massa yang akan datang. Pihaknya akan mengecek kembali berapa pengajuan surat pemberitahuan aksi yang dikirim ke Polda Metro Jaya.

"Tergantungkekuatan, kalau tadi pagi 1000, nanti akan saya cek kembali sesuai dengan surat yang diberikan Polda Metro Jaya berapa masa yg akan datang. Andaikata kelihatan kalau ada 2000 tambahan artinya ada 3000 masa, 3000 masa tersebut akan dibagi ada di mana berapa titik," papar Dedi.

Lebih jauh, Dedi mengatakan jika kondisi keamanan di kawasan MK masih kondusif. Aparat personel gabungan pun telah disiagakan di sana.

"Aparat keamanan sudah di zona masing-masing sesuai tanggung jawabnya,” tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MK Terima 339 Permohonan Sengketa Pileg 2019

MK Terima 339 Permohonan Sengketa Pileg 2019

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 12:31 WIB

Demo Tahlilan Akbar di Dekat MK Berhenti, Massa Salat Zuhur di Jalanan

Demo Tahlilan Akbar di Dekat MK Berhenti, Massa Salat Zuhur di Jalanan

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 12:19 WIB

Polda Metro Jaya: Halal Bi Halal 212 dan Tahlil Akbar 266 Tak Punya Izin!

Polda Metro Jaya: Halal Bi Halal 212 dan Tahlil Akbar 266 Tak Punya Izin!

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 12:03 WIB

Bermodal Kursi Roda, Perempuan 75 Tahun Ikut Aksi di Depan MK

Bermodal Kursi Roda, Perempuan 75 Tahun Ikut Aksi di Depan MK

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 12:01 WIB

Tak ke MK, Prabowo Tonton Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Kertanegara

Tak ke MK, Prabowo Tonton Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Kertanegara

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 11:56 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

×